Di Tangan Kreatif Pasangan Suami Istri Asal Kota Batu Ini Alang-Alang Jadi Obat Ampuh Kencing Batu

Sulastri-Guntoro menunjukkan produk andalannya sari Alang-Alang di rumahnya Jl Trunojoyo gang 2, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Sulastri-Guntoro menunjukkan produk andalannya sari Alang-Alang di rumahnya Jl Trunojoyo gang 2, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Jika biasanya tanaman Alang-Alang digunakan untuk konsumsi hewan ternak namun berbeda halnya saat tanaman ini diolah oleh pasangan Sulastri-Guntoro. Bahan baku utama ini diolah menjadi minuman berkhasiat.

Rasa dari minuman herbal Alang-Alang ini murni tidak ada campuran gula. Karena dengan sendirinya sudah manis ketika diolah. Menjadi spesial karena minuman herbal ini tidak mengandung perasa apapun.

"Jadinya rasanya murni seperti ini tanpa ada tambahan atau murni tanpa diberi penambah rasa," ungkap Sulastri, Sabtu (10/2/2018).

Ia menjelaskan minuman herbal Alang-Alang ini juga memiliki beberapa khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti ginjal, panas dalam, kencing batu.

"Kebetulan tetangga saya ada yang terkena kencing batu. Kemudian mencoba minum sari Alang-Alang herbal ini, akhirnya tidak jadi operasi sampai sekarang karena penyakitnya sudah berkurang," katanya saat ditemui di kediamannya Jl Trunojoyo gang 2, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

Hingga saat ini produknya sudah didistribusikan di Pulau Jawa. Dalam satu hari ia  memproduksi rata-rata sekitar 100 dus.

"Minuman Alang-Alang ini dikemas dalam gelas plastik. Satu dus isi 24 kemasan gelas 120 ml, mereka hargai Rp 22 ribu," ucap perempuan 57 tahun ini.

Bahan baku ia dapatkan dari Gunung Kawi dan Gunung Semeru. Dalam seminggu ia mendapatkan kiriman bahan baku tersebut. Sebelum diolah Alang-Alang itu harus dijemur terlebih dahulu.

Setelah dijemur, mulai masuk ke dalam proses pembuatan minuman. Saat proses pembuatan minuman ini, ada beberapa proses. Seperti harus melalui perebusan, penyaringan, dan pendinginan. 

Sulastri menceritakan sudah berkecimpung dalam usaha ini sejak 10 tahun lalu. Tepatnya setelah ia harus di PHK dari perusahaanya.

Karena ia bersama suami harus menghidupi ke enam anaknya akhirnya memilih mengikuti pelatihan UMKM yang diadakan oleh Pemkot Batu 10 tahun lalu yakni 2007 lalu. 

Dari bekal pelatihan itu mereka mendapatkan ide, untuk membuat usaha minuman. Namun awalnya mereka membuat minuman herbal dari teh Rosella. Kemudian, ia memiliki keingin membuat minuman dari bahan alami lainnya.

"Saat itu teringat masa kecil sering dibuatkan minuman dari akar Alang-Alang. Akhirnya dari situ kami buat minuman dari olahan akar Alang-Alang," imbuhnya.

Selain minuman Alang-Alang saat ini ia memproduksi minuman herbal lain seperti jahe, kunyit putih, rosella, temulawak, dan sebagainya.

Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top