PU Bina Marga Peduli Jalan

Jalan Talangagung Kembali Diperbaiki, Saluran Air dan Normalisasi Jadi Prioritas

Alat berat Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang diterjunkan untuk melakukan pengurukan dalam pembuatan saluran air di jalan Talangagung-Ngajum, Rabu (07/02) (Bina Marga for MalangTIMES)
Alat berat Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang diterjunkan untuk melakukan pengurukan dalam pembuatan saluran air di jalan Talangagung-Ngajum, Rabu (07/02) (Bina Marga for MalangTIMES)

MALANGTIMES – Setelah terus menerus rusak dikikis air hujan, jalan Talangagung menuju Ngajum, kembali diperbaiki Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang.  Walau pun kondisi hujan masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Malang, pekerjaan rehabilitasi di jalan yang terbilang rusak parah ini akhirnya dilanjutkan juga.

Hal ini didasari kebutuhan masyarakat atas fungsi jalan tersebut. Seperti diketahui semenjak jalan lingkar barat (Jalibar) berfungsi, berbagai kendaraan yang biasanya masuk ke kota Kepanjen menuju Blitar dialihkan ke arah jalan yang kini banyak dikeluhkan warga ini.

Salob jalan Talangagung-Ngajum

Efeknya, jalan yang biasanya dilalui kendaraan pribadi, menjadi ramai dilalui berbagai kendaraan dengan tonase berat. Yang membuat fungsi jalan yang semula sebagai jalan lokal primer menjadi jalan kolektor primer. Akibatnya jalan Talangagung kerap rusak dengan beban kendaraan yang melewatinya. Diperparah dengan tidak adanya saluran air atau drainase di kiri kanan jalan. Membuat hujan yang terus mengguyur sepanjang tahun menggenangi jalan dan membuatnya semakin rusak.

“Kita sebenarnya rencana membangun jalan Talangagung-Ngajum ini setelah cuaca tidak hujan. Tapi kebutuhan warga sangat tinggi di sini,” kata Romdhoni Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Rabu (07/02) kepada MalangTIMES.

Tidak ingin mengulang seperti perbaikan di akhir tahun 2017 lalu, dimana PU Bina Marga melalui UPT Kepanjen-nya melakukan perbaikan di jalan Talangagung, sampai enam kali berturut-turut dan hancur kembali. Dinas PU Bina Marga kini memulainya dengan melakukan pembuatan saluran air dan normalisasi saluran di Jalan Talangagung-Ngajum.

Kendaraan berat yang melintas juga menjadi faktor rusaknya jalan Talangagung yang fungsi awalnya sebagai jalan lokal primer

Pasalnya, faktor inilah yang membuat aspal jalanan terus menerus tergerus. Air hujan kerap merendam badan jalan dikarenakan tidak adanya drainase atau saluran yang membuat air mengalir. “Ini yang kita lakukan hari ini. Pembuatan saluran air dan normalisasi. Kita berharap dengan pembangunan ini bisa meminimalisir kerusakan jalan saat hujan kembali datang,” ujar Romdhoni.

Warga sekitar pun tidak canggung turun membantu pihak PU BIna Marga dalam pembuatan saluran air tersebut. Alat berat diturunkan dalam melakukan pengerukan dan normalisasi saluran air. Beberapa warga sekitar menyatakan, bahwa mereka memang cukup terdampak dengan kondisi jalanan yang rusak tersebut. Terutama saat batu putih (pedel, red) dijadikan material untuk menutup berbagai lubang besar.

“Kalau hujan batu putih ambyar kemana-mana dan menjadikan jalan semakin licin. Air hujan tidak bisa mengalir kemana-mana. Jadi saat petugas mengajak kerja bakti untuk pembuatan saluran air, kita langsung bantu,” ujar Suganda warga sekitar yang domisilinya tepat di depan jalan. 

Masukan warga tersebut, direspon oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Selain membuat saluran dan normalisasi drainase air di sepanjang jalan, petugas juga melakukan saput lubang (salob) di jalan Talangagung-Ngajum. Petugas menyisir setiap lubang yang ada di jalan dan menyaputnya dengan material.

“Kita berharap dengan kegiatan ini warga bisa sedikit nyaman mempergunakan jalan ini. Kita tentunya tidak diam dengan adanya laporan kerusakan jalan seperti yang mungkin diasumsikan orang. Tapi banyaknya jalan rusak dan longsor serta jembatan yang amrol di berbagai wilayah membuat alat berat kita terus keliling,” ujar Romdhoni yang mencatat sejak akhir tahun 2017 terdapat 35 titik jalan dan jembatan yang rusak dan longsor.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top