Guru PAUD Kota Malang Berlomba Ciptakan Pembelajaran Kreatif

Guru-guru PAUD dari KB Islam Terpadu As Salam saat memperaktikkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Guru-guru PAUD dari KB Islam Terpadu As Salam saat memperaktikkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menjadi seorang guru di era teknologi menuntut kreativitas tinggi. Inovasi demi inovasi dalam pembelajaran dibutuhkan.

Bukan hanya untuk jenjang SD hingga SMA, tapi kreativitas tenaga pendidik juga dibutuhkan untuk anak usia dini. Pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), peningkatan kualitas ini disadari betul oleh Dinas Pendidikan Kota Malang. 

Sabtu (3/2/2018), bertempat di aula Dinas Pendidikan Kota Malang puluhan guru-guru PAUD di Kota Malang menyajikan beragam kreativitas. Mereka menciptakan inovasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik. 

Pendekatan pembelajaran saintifik bertujuan agar peserta didik aktif mengonstruksi konsep, hukum atau prinsip.

Adapun tahapan pendekatan pembelajaran saintifik meliputi banyak hal. Antara lain, mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”.

Lomba inovasi pembelajaran saintifik ini bekerja sama dengan Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Malang.

"Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kita kepada guru-guru Kota Malang maka kita mengadakan tiga lomba yaitu lomba karya tulis, lomba karya nyata dan lomba inovasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik," papar Siti Ruqoiyah selaku ketua panitia kegiatan kepada MalangTIMES. 

Wanita yang akrab disapa Yayak ini menjelaskan lomba inovasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik diikuti oleh 11 kelompok. Satu kelompok terdiri dari enam orang yang berasal dari guru-guru sekolah-sekolah PAUD di Kota Malang diantaranya KB Restu 1, KB Taman Harapan, KB Bintang Kecil, dan KB Islam Terpadu As Salam. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Totok Kasianto (tengah) saat membuka Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

Lebih lanjut wanita yang juga kepala sekolah KB/BA Restu 1 ini menjelaskan bahwa untuk lomba karya tulis diikuti oleh kepala sekolah Kelompok Bermain (KB) saja. Sedangkan untuk lomba karya nyata diikuti oleh guru. "Ada empat kepala sekolah yang mengikuti lomba karya tulis. Untuk tema berkaitan dengan pendidikan karakter," tutur dia.

Untuk lomba karya nyata diikuti oleh sembilan orang guru. Bentuk dari karya mereka berupa model dan media pembelajaran serta alat pembelajaran edukatif. 

Juri dari ajang lomba kreatif guru PAUD ini berasal dari Dinas Pendidikan Kota Malang, pengawas sekolah serta praktisi. "Untuk hadiah saat ini berupa piagam dan trophy sebagai bentuk apresiasi kami kepada para guru PAUD di Kota Malang" tukas dia. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top