Usai Maraton Tes Kesehatan, Ini Kegiatan Tiga Paslon Wali Kota Malang di Akhir Pekan

Ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski belum ada penetapan dari KPU Kota Malang, para pasangan calon (paslon) yang telah mendaftar tampaknya mulai bergerilya mencari dukungan massa.

Tanpa jeda istirahat, mereka tampaknya ingin memanfaatkan waktu yang ada untuk mengenalkan diri. Seperti hari ini (14/1/2018) para paslon sibuk dengan agenda masing-masing.

1. Paslon Ya'qud Ananda Gudban - Achmad Wanedi
Kegiatan calon wali kota Ya'qud Ananda Gudban di Masjid Al-Amin. (Foto: Istimewa)
Kegiatan calon wali kota Ya'qud Ananda Gudban di Masjid Al-Amin. (Foto: Istimewa)

Nanda-Wanedi atau pasangan Menawan itu sejak pagi menyapa warga di dua lokasi yang berbeda. Nanda mendatangi jamaah di Masjid Al-Amin, Jalan Mayjen Panjaitan sedangkan Wanedi terjun ke lokasi Pasar Wisata Velodrome, Sawojajar.

Nanda mengaku, dalam kunjungan tersebut dia mendapat respons positif. Misalnya banyak jamaah yang memberi doa restu serta dukungan kepadanya dan Wanedi. Dalam kesempatan itu, Nanda juga aktif berdialog dengan masyarakat sekitar Jalan Penanggungan termasuk menyerap aspirasi dan keluhan warga selama ini. 

"Ada banyak masukan dan keluhan dari warga yang disampaikan kepada saya. Warga berharap ketika nanti saya menjadi wali kota bisa menyelesaikan permasalahan tersebut," ujarnya. Namun, dia enggan merinci permasalahan-permasalahan yang dimaksud. 

Sedangkan di Pasar Wisata Velodrome, Sawojajar, calon wakil walikota Achmad Wanedi mengaku tidak canggung untuk ngopi dan berdiskusi satu meja langsung dengan para pengunjung.

"Pemimpin tidak boleh ada jarak dengan masyarakatnya, harus dekat dengan masyarakatnya sehingga mengerti problem dan permasalahan yang sedang mereka hadapi," ungkap Wanedi.

Kegiatan Nanda berlanjut hingga malam. Perempuan yang juga anggota DPRD Kota Malang itu menggelar dialog dengan para pegiat masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Perempuan Peduli Indonesia Kota Malang, di Kawasan Kecamatan Sukun Gang 8. Dalam dialog tersebut, Nanda menyoroti soal penyelenggaraan pendidikan di Kota Malang. 

Peraih gelar doktor dari Universitas Brawijaya itu mengungkapkan, di Kota Malang saat ini terdapat sekitar 57 perguruan tinggi. Artinya, jika setiap perguruan mampu memberi beasiswa kepada 10 anak tidak mampu, maka sudah terdapat 570 anak bisa merasakan duduk di bangku kuliah.

"Lulusan perguruan tinggi bagi warga Kota Malang ini masih rendah, karena itu ke depan ini harus ditata dan diprogramkan dengan baik," tukasnya.

2. Paslon Moch Anton - Syamsul Mahmud

Kegiatan paslon Moch Anton - Syamsul Mahmud saat menonton pertandingan Arema FC di Stadion Gajayana. (Foto: Hendro S/MalangTIMES)
Kegiatan paslon Moch Anton - Syamsul Mahmud saat menonton pertandingan Arema FC di Stadion Gajayana. (Foto: Hendro S/MalangTIMES)?

Pangan petahana Wali Kota Malang Moch Anton dengan Syamsul Mahmud juga tampak menghadiri kegiatan warga. Pasangan ini menghadiri acara pengobatan gratis yang dilakukan MWC NU Klojen bekerjasama dengan PCNU Kota Malang di Masjid Noor Kidul Pasar. Menurut Takmir Masjid Noor, HM Zainuddin, pengobatan gratis ini diikuti oleh lebih dari 200 orang. 

"Tadi Abah Anton (panggilan akrab Anton) hadir selaku pengurus PCNU Kota Malang, karena acara ini kan acara MWC NU Klojen," ujar Zainuddin yang juga Ketua PAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klojen itu.

Menurut dia, Anton tiba di lokasi pengobatan gratis itu terlebih dahulu baru disusul Syamsul Mahmud. Meski demikian, Syamsul tidak masuk ke lokasi kegiatan. 

Usai menghadiri acara pengobatan gratis itu, Anton - Syamsul menuju Stadion Gajayana. Keduanya duduk berdampingan sambil menonton pertandingan laga uji coba sebelum Piala Presiden antara Arema FC melawan Barito Putra. Anton - Syamsul kompak memakai kostum bernuansa Arema. 

3. Paslon Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko

Unggahan yang dilakukan calon wali kota Sutiaji di Instagram pribadinya. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Unggahan yang dilakukan calon wali kota Sutiaji di Instagram pribadinya. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

Sementara itu, petahana Wakil Wali Kota Malang Sutiaji memilih cara yang berbeda. Pria yang menjadi bakal calon wali kota itu mengaku sedang bersantai meskipun tetap menyapa masyarakat di lain waktu. "Lagi santai, tetapi besok bertemu masyarakat," ujar Sutiaji.

Meski tidak turun langsung ke masyarakat, dia menyapa masyarakat melalui akun Instagram pribadinya @sutiaj1. Hari ini, dia mengunggah dua konten. Pertama, foto saat dia dan Sofyan Edi mendaftar pada 10 Januari lalu. Sutiaji tampak bersalaman dengan Ketua KPU Kota Malang Zaenudin sembari menyerahkan berkas. 

Dalam keterangan foto itu, Sutiaji mengurai alasan mengapa saat pendaftaran, pasangan yang mengusung tagline SAE itu berangkat dari Masjid Agung Jami'  Kota Malang.

"Sebelum masuk hiruk pikuk penetapan calon, kampanye dan segala prosesnya. Saya dan Sam Sofyan Jarwoko bermufakat dan bersepakat untuk menata dan meluruskan hati. Berdoa, bermunajat agar ridho dari Allah yang pertama dan utama perlu kami cari," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketiga paslon tersebut langsung menjalani tes kesehatan selama dua hari penuh. Yakni sehari setelah pendaftaran, pada 11-12 Januari lalu. 

Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top