Mengawal Malang Jadi Kota Mode

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Tampil Beda, Ini Foto-Fotonya!

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah (foto: dok/MalangTIMES)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah (foto: dok/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Anda yang berdomisili di Malang mungkin paham betul gaya hijab Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah.

Wanita yang akrab disapa Ida ini selalu melilitkan jilbab pada bagian belakang kepala. Ida juga kerap memakai ciput (dalaman jilbab) model topi. Gaya berhijab ini nampaknya sudah jadi ciri khas seorang Zubaidah. 

Meski tren busana muslimah silih berganti, Ida tidak mengikuti arus. Mengapa? Pertanyaan sederhana ini kami lontarkan langsung kepadanya. Dan ternyata Ida punya alasan khusus mengapa ia memilih gaya hijab demikian.

"Saya ini kalau hijabnya nutup sampai area dagu, gatel. Tidak tahu mengapa, saya gampang alergi. Karena kan kalau hijabnya menutup area wajah seluruhnya, harus pakai peniti, itu wajah saya merah-merah," kata dia saat ditemui MalangTIMES. 

Ida mengaku ia sudah lama alergi terhadap perhiasan. Bukan apa-apa, karena hal inilah Ida harus berhati-hati benar memilih perhiasan yang ia kenakan. "Kulit saya dari dulu alergi perhiasan. Jadi harus yang asli. Bukannya sombong tapi jadi gampang merah-merah," imbuh wanita bergelar magister manajemen ini. 


Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah tampil dalam balutan hijab instan (foto: Zubaidah for MalangTIMES) 

Mengapa tidak mencoba hijab instan? Di dunia mode pilihan model hijab ada yang praktis atau disebut model instan. Tanpa perlu memakai peniti. "Nah, itu juga saya pernah pakai hijab langsung pakai gitu. Saya pas ada acara pengajian. Ya tetap sama gatel-gatel dan merah-merah dagu saya," kata dia. 

Bukan hanya saat momen pengajian, dalam foto lain yang khusus dibagikan kepada MalangTIMES Ida juga mengenakan hijab instan. Ia menambahkan dengan aksesori berupa kacamata.

"Aku kok enggak nyaman ya kalau pakai instan. Ya itu daripada aku merah-merah ya sudah akhirnya hijabnya pakai model ditali ke belakang," ujar ia. 


Gaya Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah dengan hijab instan dan kacamata (foto: Zubaidah for MalangTIMES) 

Masih tentang hijab, Ida mengaku ia harus ekstra sabar lagi. Sebab gaya hijab andalan dengan melilitkan hijab ke belakang tidak gampang. Kesulitan ada pada bahan hijab. "Supaya rapi dan tidak terkesan tebal, saya pakai hijab yang bahannya sutra jadi ringan dan tipis. Itu jarang ada di Malang. Biasanya beli di luar kota atau titip anak," tukas ia. (*)

Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top