Kepindahan Eddy Rumpoko Disambut Petani Kota Batu di Juanda

Er disambut warga dan petani kota batu di Juanda, Jumat (12/1/2018). (Video: netizen)
Er disambut warga dan petani kota batu di Juanda, Jumat (12/1/2018). (Video: netizen)

MALANGTIMES - Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER) dipindahkan ke Lapas Kelas II Sidoarjo pada Jumat (12/1/2018). Pemindahan itu ternyata mengundang para petani dan warga Kota Batu untuk menyempatkan bertemu ER saat turun dari pesawat di Juanda.

Setibanya ER kurang lebih pukul 13.00 disambut dengan sukacita oleh para puluhan warga dan petani Kota Batu. Satu persatu dari mereka antre untuk bersalaman dengan ER. ER pun dengan tangan terbuka memberikan salam dan pelukan kepada setiap orang yang sudah menunggunya sambil memberikan senyum mekarnya.

Wajah dari warga dan petani Kota Batu itu terlihat sangat antusias dan senang bisa melihat, bertemu dan saling berpelukan, meski hanya sebentar. Sepeti yang diungkapkan Munir Khan petani Desa Gunungsari, Kecamatan Bumijai.

"Senang bisa ketemu dengan beliau meskipun hanya sebentar. Iya kebetulan saya sedang menjemput teman dan tidak sengaja melihat teman-teman lainnya," ungkap Munir, Sabtu (13/1/2018).

Ia menambahkan bahwa pertemuannya itu tidak disengaja setelah melihat rombongan warga Kota Batu. Sebagai warga yang pernah dipimpin ER ia merasa rindu perhatiannya kepada warga. "Saya rindu saat beliau turun langsung di tengah kerumunan warga, sifat perhatiannya," imbuhnya.

Saat berada di Juanda, ER terlihat mengenakan jas orange bertuliskan tahanan KPK dipadukan dengan kemeja berwarna putih dan celana jeans. Mesti terlihat senang disambut warganya, badan ER cukup kurus terlihat dari wajahnya. Selain itu rupanya anak ER, yakni Raras mendampinginya saat berada di Juanda.

Sementara itu Heli Suyanto Anggota DPRD Kota Batu juga menyempatkan untuk menyambut ER di Juanda. "Alhamdulilah Bapak ER baik-baik, kebetulan saya kemarin (Jumat) dapat kabar dari pengacara Pak ER bahwa beliau dipindahkan ke Sidoarjo," kata Heli saat dikonfirmasi.

"Sekalian titip beberapa barang untuk dibawakan. Kebetulan saya ke sana bersama-sama petani mbak, yang tidak bisa datang ke Jakarta menyempatkan ketemu," tambahnya.

Ia menjelaskan pertempurannya itu cukup singkat hanya sekedar berjabat tangan dan menanyakan kabar. Sebab saat itu ER harus segera dipindahkan ke Lapas II Sidoarjo. "Mungkin kalau adminitrasi di lapas sudah selesai baru bisa dikunjungi," jelas pria yang juga Ketua Karang Taruna Kota Batu ini.

Ya diketahui memang ER tidak lagi menghuni tahanan KPK (Komisi  Pemberantasan Korupsi) di Jakarta. Selain ER, mantan stafnya yang juga ditahan KPK karena operasi tangkap tangan kasus suap pengadaan mebeler di kantor Pemkot Batu, yakni eks Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan, juga dipindah dari tahanan KPK di Jakarta. Bedanya, Edi Setyawan dipindah ke Lapas Kelas I Surabaya di Medaeng.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top