Desainer Senior Kritik Gaya Berpakaian Bakal Calon Wali Kota Malang

Tiga bakal calon Wali Kota Malang (kiri-kanan) Moch Anton, Ya
Tiga bakal calon Wali Kota Malang (kiri-kanan) Moch Anton, Ya'qud Ananda Gudban, dan Sutiaji (foto: dok/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tiga bakal calon wali kota Malang tampaknya perlu memperhatikan aspek busana.

Dari segi gaya berpakaian ketiga Bakal Calon Wali Kota Malang yakni Moch Anton, Ya'qud Ananda Gudban dan Sutiaji mendapat kritikan dari desainer senior Indonesia, Hermina Andreyani. 

Kritik Hermina ini ditujukan pada gaya berpakaian yang ditampilkan ketiganya saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang pada Rabu (10/1/2018) lalu. 

Saat itu, Anton mengusung gaya berpakaian kasual. Ia mengenakan british army parka dipadu blue jeans dan boots warna coklat tua.

Sementara Nanda dan Sutiaji memakai busana warna putih. Nanda mengenakan blus semi formal yang dipadukan dengan batik. Sutiaji memakai kemeja putih dengan celana bahan kain warna hitam. Pria berkacamata itu melengkapinya dengan jas hitam. 

"Mereka kan calon pemimpin Malang, kalau menurut saya aspek busana juga penting diperhatikan. Tapi busana yang pas sesuai karakter mereka seharusnya bisa ditampilkan dengan baik," komentar wanita yang mengenyam studi fashion di Whitehouse Institute of Design Australia itu kepada MalangTIMES, Sabtu (13/2/2018).

Dari sisi mode, Hermina mengatakan ketiganya perlu memperhatikan beberapa hal. Paling utama ialah karakter diri masing-masing. Selain itu, terpenting momen yang sedang dihadapi.

Lantas bagaimana busana yang seharusnya dipakai oleh ketiganya di momentum pesta demokrasi Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2018 ini? 


Pasangan Calon Wali Kota Malang Moch Anton dan Syamsul Mahmud

Ia memulai dari Moch Anton. Petahana Wali Kota Malang ini, kata Hermina, lebih pas mengenakan kemeja putih dibandingkan mengusung gaya army look. Istilah army look di dunia mode merujuk pada gaya berpakaian dengan atribut ala militer. 

"Oke, kalau Anton dia spesifiknya memang Army Look. Tapi karena dia padukan dengan jeans maka gaya busana ini mengarah ke kasual atau santai. Menurut saya lebih tepat Anton menampilkan pribadi ia yang elegan dengan memakai kemeja putih. Kalau mau agak santai dia bisa lengannya digulung sedikit," saran wanita yang juga pemilik sekolah mode Quinna School of Fashion ini. 


Pasangan Calon Wali Kota Malang Ya'qud Ananda Gudban dan Wanedi

Setelah selesai dengan potret busana Anton yang MalangTIMES berikan, Hermina lantas beralih pada Ya'qud Ananda Gudban.

"Kalau Nanda saya rasa sudah pas. Mungkin karena dia sering jadi juri fashion, dia jadi tahu harus menempatkan gaya berpakaian seperti apa. Tetapi sayang sekali, pasangan Nanda yaitu Wanedi bajunya enggak matching. Kok pakai merah. Ya mungkin karena lambang partai. Tapi kalau dari sisi mode seharusnya bisa diselaraskan dengan pasangan baju warna apa yang mau dipakai," kata Hermina. 


Pasangan Calon Wali Kota Malang Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko

Dua Bakal Calon Wali Kota Malang sudah ia beri saran dari sudut pandang ia sebagai desainer. Bakal calon terakhir ialah Sutiaji. Apa komentar Hermina?

"Kalau Sutiaji dan pasangannya saya rasa paling pas menampilkan gaya berpakaian ini di momen Pilkada. Sudah bagus pakaian seperti itu. Kalau mau lebih santai Sutiaji bisa ganti kemeja dengan polo shirt," tukas Hermina. (*)

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top