Pohon di Kabupaten Malang Bertumbangan, di Jalur Bromo Bikin Lalu Lintas Lumpuh

Kembali pohon tumbang terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kini pohon tumbang membuat lumpuh arus lalin Gubuklakah-Ngadas selama dua jam, Jumat (12/01). (For MalangTIMES)
Kembali pohon tumbang terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kini pohon tumbang membuat lumpuh arus lalin Gubuklakah-Ngadas selama dua jam, Jumat (12/01). (For MalangTIMES)

MALANGTIMES - Curah hujan deras sertai angin kencang masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Cuaca ekstrem tersebut membuat pemangku kepentingan di berbagai wilayah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Waspada itu khususnya saat berada di luar rumah saat melakukan perjalanan memakai kendaraan. Pasalnya, cuaca ekstrem hujan dan angin kencang telah beberapa kali menyebabkan ambruknya pepohonan di berbagai jalan di wilayah Kabupaten Malang.

Tercatat, pohon tumbang dalam beberapa pekan telah terjadi dan menyebabkan warga yang saat melintas meregang nyawa karena terkena reruntuhan pohon. Seperti yang terjadi di wilayah Wagir, (05/01/2018) lalu.

Tidak berhenti di situ. Pohon tumbang kembali terjadi di wilayah Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Selasa (09/01). Ada 7 pohon tumbang dan menyebabkan akses jalan tertutup. Untungnya dalam peristiwa tumbangnya tujuh pohon tersebut, kondisi jalan sedang sepi. Sehingg tidak menyebabkan korban jiwa atau material.

"Cuaca ekstrem memang terus terjadi. Kita juga terus mengimbau agar masyarakat waspada saat di jalanan. Terutama yang kiri kanannya ada pepohonan," kata Bambang Istiawan, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jumat (12/01).

Imbauan inilah yang ditindaklanjuti oleh Muspika Kecamatan Kepanjen dengan Polres Malang dan Paguyuban Kepala Desa dalam melakukan bakti sosial di pertigaan simpang Dilem. Selain melakukan normalisasi saluran air dan drainase, pepohonan yang berjejer di sepanjang jalan juga di-'salon'.

"Kami pangkas ranting pohon yang besar-besar yang dirasa tidak akan tertahan kuat batang pohon. Ini antisipasi agar tidak terjadi lagi pohon roboh seperti di Kemiri," ujar Abai Saleh, camat Kepanjen.

Tapi cuaca ekstrem tidak dapat diprediksi. Pohon tumbang kembali terjadi di Jalan Gubugklakah-Ngadas, yang merupakan jalur menuju Gunung Bromo, Jumat (12/01). Tumbangnya pohon di area tersebut membuat akses lalu lintas lumpuh selama dua jam.

Masyarakat dan muspika kecamatan kembali terjun untuk membersihkan reruntuhan pohon. Sehingga bisa kembali dilewati oleh kendaraan.

Berbagai peristiwa robohnya pepohonan ini tentunya wajib menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan terkait. Pasalnya, ada taruhan nyawa masyarakat apabila imbauan dan tindak lanjutnya diabaikan.(*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top