Garap Ratusan Soal Tes Psikologi, Nanda Selesai Pertama, Disusul Anton, Baru Sutiaji

Para calon Wali Kota Malang usai menjalani tes psikologi di RSSA Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Para calon Wali Kota Malang usai menjalani tes psikologi di RSSA Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ketiga pasangan calon (paslon) Wali Kota Malang usai menjalani pemeriksaan kesehatan hari pertama.

Pemeriksaan psikologis paslon dilaksanakan dua tahap, yakni tes tulis dijeda istirahat makan siang. Lalu dilanjutkan tahap tes wawancara bersama psikolog dari Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

Calon pertama yang menyelesaikan tes tulis yakni Ya'qud Ananda Gudban. Usai merampungkan soal, Nanda beristirahat dan makan siang.

"Iya sudah selesai. Tidak ada kesulitan tertentu, ya seperti psikotest biasanya," ujar Ketua DPC Hanura Kota Malang itu.

Nanda mengaku sudah pernah menjalani psikotes sebelumnya. Yakni saat mendaftar masuk kuliah S3 di Universitas Brawijaya Malang.

"Pertanyaannya ratusan, tapi kan menyangkut diri. Misalnya ada ketakutan tertentu atau tidak," paparnya. 

Usai menyelesaikan tes kesehatan pertama, dia mengaku ingin beristirahat sebelum menjalani tes fisik esok hari.

Namun, padatnya jadwal kegiatan partai dan rapat-rapat koordinasi membuatnya musti pintar-pintar membagi waktu.

"Saya juga masih berproses memenuhi persyaratan pencalonan yang kurang," tambahnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Nanda masih ada berkas-berkas persyaratan administratif yang belum dilengkapi.

Di antaranya bukti pengunduran diri dari jabatan anggota DPRD Kota Malang.

"Juga surat keterangan tidak terlibat utang piutang dan tidak pailit," ujarnya.

Calon wali kota kedua yang menyelesaikan tes tulis psikologi yakni petahana Wali Kota Malang Moch Anton.

Dia keluar dari ruangan tepat saat jeda istirahat salat. Anton mengaku tidak ada persiapan khusus menjalani tes tersebut.

"Nggak ada yang susah. Kan menyangkut kepribadian sendiri. Seperti sekolah pernah bolos nggak, ya pernah, kan dijawab jujur," terangnya. 

Yang terakhir keluar dari ruangan adalah petahana Wakil Wali Kota Malang Sutiaji.

Terlihat kompak, dia menyelesaikan tes bersamaan dengan pasangannya, Ketua DPC Golkar Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko.

"Ngantuk sekali saya, karena kemarin baru selesai kegiatan pukul 03.00 dini hari," tuturnya. 

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top