Harga Sambungan Pipa PDAM untuk Warga Miskin Naik 100 Ribu, Ada Apa?

Ilustrasi PDAM. Adanya kenaikan harga pemasangan pipa bagi MBR di Gedangan, Jabung, menimbulkan pertanyaan bagi warga yang akan mengajukan permohonan pemasangan pipa PDAM. (Istimewa)
Ilustrasi PDAM. Adanya kenaikan harga pemasangan pipa bagi MBR di Gedangan, Jabung, menimbulkan pertanyaan bagi warga yang akan mengajukan permohonan pemasangan pipa PDAM. (Istimewa)

MALANGTIMES - Warga Dusun Gedangan, Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau warga miskin, banyak yang bertanya mengenai perubahan tarif pemasangan pipa baru PDAM. Sebab, ada kenaikan sebesar Rp 100 ribu.

Naiknya tarif pemasangan pipa PDAM bagi MBR ini tentunya menjadi pertanyaan besar. Seperti diketahui, untuk pemasangan pipa PDAM bagi MBR, tarif standar Rp 550 ribu. Tapi, sejak kurang lebih tiga minggu ini, menurut penuturan warga Gedangan, tarif naik menjadi Rp 650 ribu.

"Waktu itu kami umumkan kepada warga saat acara tahlilan. Untuk pasang baru jadi 650 ribu rupiah. Saya sendiri akhirnya belum jadi masang," kata Rochmad Basuki, salah satu warga Gedangan, Senin (08/01), kepada MalangTIMES.

Naiknya harga pemasangan sambungan pipa PDAM bagi MBR ini akhirnya membuat beberapa warga tidak bisa melanjutkan niatnya untuk mendaftar ke perusahaan daerah yang dipimpin Syamsul Hadi sebagai direktur utama itu.

Informasi kenaikan tarif ini, menurut Rochmad, didasarkan keterangan petugas PDAM Kabupaten Malang. "Dapat informasi seperti itu. Akhirnya saat tahlil, kami sampaikan juga," ujarnya.

Selain kenaikan tarif yang tidak diketahui disebabkan apa dan mengapa tersebut, masyarakat Gedangan juga diinformasikan bahwa untuk penyambungan pipa, minimal harus ada 10 warga yang mengajukannya terlebih dahulu ke PDAM Kabupaten Malang. Setelah tercukupi dan dilakukan proses, baru MBR bisa menikmati air bersih dari PDAM Kabupaten Malang. "Amprah dulu mas dan wajib 10 orang paling sedikit," ujar Rochmad yang juga menegaskan bahwa untuk kebutuhan pemasangan pipa air PDAM, dirinya tidak sampai menghabiskan panjang pipa di atas 2 meter lebih.

Hanya butuh pipa sepanjang 2 m untuk keluarga Rochmad  agar bisa menikmati layanan air bersih PDAM. Dirinya dan warga lain pun mengetahui saat MalangTIMES singgung tentang adanya penambahan biaya apabila kebutuhan pipa di atas 2 meter. "Kami tahu dari petugas PDAM juga. Kalau di atas itu, misal sampai 6 meter, ada tambahan biaya. Dan kami siap sebenarnya. Tapi, ini tidak. Kok harganya jadi berubah dan naik," tanya Rochmad.

Harga pemasangan pipa untuk MBR sampai tahun 2017 lalu masih sebesar Rp 550 ribu. Hal ini dikarenakan adanya subsidi dari pemerintahan pusat melalui program 100 persen air bersih untuk masyarakat, khususnya MBR. Bantuan ini tidak diwujudkan uang tapi dalam bentuk jaringan pipa yang didistribusikan ke 25 unit layanan PDAM di 33 kecamatan.

Dari data  PDAM Kabupaten Malang, program pemasangan pipa air bagi MBR tahun 2015 menerima 2.000 sambungan. Tahun 2016 meningkat menjadi 8.000 sambungan. Sedangkan pada 2017,  kembali diajukan 8.000 sambungan untuk MBR. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top