Joko Susilo: Marquee Player Tidak Banyak Membantu Tim

Juan Pablo Pino, mantan marquee player Arema FC (Foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Juan Pablo Pino, mantan marquee player Arema FC (Foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pelatih Arema FC, Joko Susilo menganggap penerapan marquee player pada musim lalu tidak berpengaruh besar pada tim yang dibelanya. Karena di beberapa tim yang menggunakan regulasi tersebut (marquee player) banyak yang memutuskan kerjasama pada tengah musim.

Marquee player adalah satu regulasi baru yang diterapkan oleh PSSI pada musim kompetisi 2017. Pemain yang pernah mengenyam kompetisi Eropa maupun pernah mengikuti Piala Dunia dapat membela salah satu tim di Indonesia.

Akan tetapi pada nyatanya, mereka yang pernah bermain bagus di Eropa justru tidak mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di persepakbolaan nasional. Hal tersebut terjadi di beberapa klub di Indonesia yang pernah menggunakan jasa marquee player.

Salah satunya Arema FC yang pernah menggunakan jasa marquee player di Liga 1 2017. Pemain tersebut bernama Juan Pablo Pino Puello. Gelandang asal Kolombia ini pernah berseragam AS Monaco, Galatasaray dan Olympiakos. Bahkan Pino pernah diincar Jose Mourinho saat masih menjadi pelatih Inter Milan.

Perekrutan Pino dalam kompetisi Liga 1 2017 tidak seperti ekspektasi sebelumnya yang menganggap akan dapat membantu Arema FC menembus 3 besar.

"Dari pengalaman musim lalu, keberadaan marquee player tidak begitu memberi kontribusi lebih pada tim," ujar Joko Susilo.

Akan tetapi, Joko Susilo tidak bisa menolak jika regulasi marquee player tetap diberlakukan pada musim kompetisi 2018 mendatang.

"Jika regulasi itu (marquee player) tetap diberlakukan, ya tidak apa-apa, karena itu kewenangan PSSI dan operator kompetisi. Intinya kami siap," tuturnya.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top