Jambore BKKBN Ajak Petugas KB Zaman Now untuk Melek IT

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur Yenrizal Makmur saat memberikan pengarahan kepada para peserta Jambore BKKBN di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. (Foto: BKKBN for MalangTIMES)
Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur Yenrizal Makmur saat memberikan pengarahan kepada para peserta Jambore BKKBN di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. (Foto: BKKBN for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sejumlah 954 yang terdiri dari PLKB (Petugas Lapangan KB) atau PKB (Penyuluh KB) digembleng di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Kegiatan yang dibentuk dalam kegiatan Jambore ini untuk menyiapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindah tugaskan di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat.

Jambore yang berlangsung selama dua hari yakni 19-20 Desember 2017 ini berlangsung dengan berbagai kegiatan yakni seperti fun game, workshop dan dialog interaktif. Para peserta ini dari regional 3 yang meliputi dari 17 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Materi yang diberikan mulai menginformasikan tentang program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Lalu informasi terkini tentang kependudukan KB dan pembangunan keluarga. 

Tidak hanya sekedar itu saja mereka juga diberikan pelatihan tentang layanan masyarakat, terkait pembuatan blog, seni tradisional, dan sebagainya. Dalam penyampaian materi tersebut ternyata juga dilombakan yang harus diikuti oleh peserta dari 17 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Misalnya untuk kategori Iklan Layanan Masyarakat mereka harus membuat video menggunakan smartphone selama dua hari. Selain itu para peserta juga dibekali dengan pelatihan melalui outbound yang materinya langsung diberikan dari tentara Arhanud. 

Kepala Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi (Adpin), Dra Maria Ernawati BKKBN Provinsi Jawa Timur menjelaskan Jambore ini latar belakangnya untuk memfasilitasi PKB dan PLKB. Hal ini sesuai dengan amanah Undang-Undang no 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Selain untuk mempersiapkan fisik dan mentalnya, ini sekaligus jadi ajang silaturahmi kami, saling bertukar ide dan pendapat,” ungkap Erna. 

Menurutnya PKB dan PLKB jaman now harus melek IT. Diharapkan nantinya para peserta ini bisa memberikan penyuluhan dengan memanfaatkan jejaring media sosial yang sudah diberikan selama Jambore.

“Ya semoga dengan adanya kegiatan ini kualitas para PKB dan PLKB ini semakin berkualitas, berkompeten dan profesional. Karea itu PKB dan PLKB Jaman Now harus melek IT,” tambahnya kepada MalangTIMES.

Sementara itu, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur Yenrizal Makmur menjelaskan dengan adanya kegiatan ini agar para peserta PKB ini lebih siap dalam menjalankan tugas. Kesiapan itu harus dimulai dari fisik dan mental.

Terkait mental para peserta ini harus mengubah pola pikirnya dengan selalu belajar tentang Information and Technology (IT).

“Harus disiplin, harus selalu ikut diklat. Fungsinya untuk menambah wawasan untuk kompetensi dan profesionalisme sebagai PKB. Jadilah yang terbaik dan bertanggungjawan pada setiap tugasnya,” ungkap Yenrizal.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga .
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top