Malang Kudu Mbois, Barenlitbang Lakukan Empat Agenda Ini Bareng Komite Ekonomi Kreatif

Kegiatan yang dilakukan Barenlitbang Kota Malang dalam rangkaian pengembangan ekonomi kreatif. (Foto: Barenlitbang Kota Malang for MalangTIMES)
Kegiatan yang dilakukan Barenlitbang Kota Malang dalam rangkaian pengembangan ekonomi kreatif. (Foto: Barenlitbang Kota Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengembangkan diri menjadi kota kreatif. Salah satunya dengan membentuk Komite Ekonomi Kreatif.

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang pun telah melaksanakan serangkaian kegiatan untuk mewujudkan komitmen itu. 

Kabid Ekonomi dan SDA Barenlitbang Kota Malang Arti Mudji mengungkapkan, pada Juni lalu telah dilakukan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) oleh Badan Ekonomi Kreatif.

Saat itu, lanjut Arti, ditetapkan Sub Sektor Game dan Aplikasi sebagai Sub Sektor Prioritas di Kota Malang dan berfungsi sebagai lokomotif untuk menggerakkan lima belas sub sektor ekonomi kreatif yang lain.

"Pada saat yang sama, juga dilakukan penandatanganan Komitmen Pemkot Malang untuk mendukung Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Malang," ujarnya.

Atas dasar komitmen tersebut, maka dilakukan serangkaian kegiatan untuk menyusun Roadmap Pengembangan Ekonomi Kreatif Sub Sektor Prioritas Kota Malang. 

Arti menyebut, ada empat agenda yang dilaksanakan. Pertama, mengadakan forum group discussion (FGD) sub sektor prioritas. FGD itu menghadirkan empat elemen. Mulai dari akademisi, pelaku usaha, Komunitas Ekonomi Kreatif (KEK) dan dari Penkot Malang. "Pada saat FGD, digali secara utuh permasalahan yang dialami," terang Arti. 

Bukan hanya itu, dibahas pula solusi dalam bentuk program dan kegiatan yang perlu dilakukan oleh seluruh elemen. Agar solusi yang didadap segera ditindaklanjuti, juga ditunjuk perwakilan dari masing-masing elemen untuk mengawal pembahasan lanjutan atas seluruh hasil FGD.

Kedua, kegiatan pembahasan antara tim sub sektor prioritas dengan Tim Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Malang. "Pembahasan itu merupakan sarana finalisasi dari hasil FGD yang ditabulasi dalam bentuk program dan kegiatan," paparnya. 

Kegiatan ketiga, yakni penyampaian draft atau rancangan Roadmap Pengembangan Ekonomi Kreatif Sub Sektor Prioritas Kota Malang. "Setelah draft itu jadi dan disepakati, lalu kami ajukan untuk ditetapkan dalam Peraturan Walikota Malang," urainya. 

Untuk kegiatan keempat, Barenlitbang telah melaksanakan sosialisasi Peraturan Walikota Malang tentang Roadmap Pengembangan Ekonomi Kreatif Sub Sektor Prioritas Kota Malang. "Seluruh elemen dan pihak-pihak terkait kami undang untuk penjelasan mengenai perwali itu," sebutnya. 

Arti menegaskan, pengembangangan ekonomi kreatif di Kota Malang menjadi sebuah keharusan dengan memperhatikan potensi yang ada. Harapannya, perkembangan sektor kreatif bisa turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Malang.

Untuk diketahui, pada April 2016 silam, Kota Malang berkesempatan menjadi Tuan Rumah Indonesia Creative Cities Converence (ICCC). Kegiatan itu merupakan ajang bagi kota dan kabupaten se-Indonesia untuk berdiskusi dan berkomunikasi dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing.

Pada tahun yang sama, telah dibentuk juga Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang, dengan Pembina Wali Kota Malang Moch Anton dan Kepala Barenlitbang sebagai Ketua Komite. Keanggotaanya sendiri terdiri dari empat elemen pendukung. Yakni akademisi, pelaku usaha atau bisnis, komunitas, serta pemerintah daerah.

"Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang ini yang mempunyai tugas untuk mendesain pola komunikasi, pola kerja dan pola hubungan antar semua komponen. Dan salah satu bentuk dari tugas itu adalah penyusunan Roadmap Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Malang," pungkasnya.

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
  • Arema Buru Kemenangan, Borneo Waspadai Pemain Muda

    Sangat mepet masa recovery kontestan Piala Gubernur Kaltim 2018, termasuk Arema FC. Baru kalah adu penalti melawan PSIS Semarang Jumat (23/2), Arema kembali menghadapi laga kedua menghadapi Borneo FC petang nanti. Jadwal yang sangat singkat itu membuat pe

  • Arema Lawan Borneo, Balsa Bozovic In Action

    Momen untuk melihat penampilan Balsa Bozovic telah tiba. Laga kedua Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Borneo FC di Stadion Palaran, Samarinda, petang nanti bakal menjadi ajang perdana bagi playmaker asal Montenegro itu untuk unjuk kebolehan di Arema FC.

  • Balsa Bozovic On The Way Gabung Arema FC di Samarinda

    Setelah memisahkan sementara Gustavo Lopez dari skuat Arema FC. Ruddy Widodo menghubungi agen Balsa Bozovic untuk segera ke Samarinda. Hal tersebut untuk menjajal kemampuan sang pemain didepan tim pelatih.

  • Pemkot Batu Bentuk Pengawas Khusus, Siapkan Sanksi untuk Warga yang Buang Sampah Sembarangan

    Pemkot Batu bakal mencanangkan cara yang lebih efektif dan optimal agar Kota Batu bebas dari sampah.

  • Arema FC Istirahatkan Sementara Gustavo Lopez

    Pemain asing yang menjalani trial di Arema FC, Gustavo Fabian Lopez harus meninggalkan Samarinda lebih awal karena manajemen menginstruksikan kepada sang pemain agar terpisah terlebih dahulu dari tim.

  • Target Tuntas 2019, Separo dari Jumlah Nelayan di Kabupaten Malang Belum Tercover Asuransi

    Keinginan Pemkab Malang memberikan asuransi kepada para nelayan tampaknya belum banyak mendapat respons positif para nelayan setempat.

  • Baru Masuk Pertandingan Perdana, Pelatih Arema FC Khawatirkan Hal ini

    Setelah kalah melawan PSIS Semarang pada laga perdana Piala Gubernur Kaltim 2018, Pelatih Arema FC Joko Susilo tetap mengkhawatirkan skuatnya untuk menjalani pertandingan berikutnya. Pasalnya, di lini pertahanan Arema FC terlihat begitu rapuh.

  • Positif, Dua Warga Kota Batu Diserang Difteri

    Hingga akhir bulan ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menemukan 4 kasus warga terjangkit difteri di Kota Batu. Dari total yang terjangki, dua di antaranya dinyatakan positif terserang difteri berasal dari Kecamatan Batu dan Junrejo. Dan 2 lainnya susp

  • Masalah Kredit Perbankan Masih Dominasi Pengaduan Keuangan pada OJK Malang

    Masalah kredit perbankan masih menjadi masalah yang banyak diajukan masyarakat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Bahkan pada awal 2018 ini, setidaknya ada 10 aduan masuk yang terkait agunan kredit maupun kartu kredit dan klaim yang tidak sesuai.

  • Paslon Menawan Ingin Tuntaskan Masalah Banjir

    Kota Malang dalam beberapa hari ini memang memliki curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hal tersebut membuat sebagian daerah terkena dampak banjir, namun faktor penyebab meluapnya air ke permukaan ini salah satunya adalah saluran air atau gorong-g

  • Pemkot Malang Terus Geber Program Sertifikasi Kelayakan Gedung

    Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikat laik fungsi (SLF) pada setiap bangunan. Terlebih adanya SLF bertujuan supaya st

  • Hanya Tiga Kampung Biru di Dunia, Salah Satunya Ada di Malang

    Sebut saja permukiman padat penduduk yang setiap bagiannya di cat dengan menggunakan warna biru. Nah, rupanya di dunia ada beberapa kampung semacam ini. Bahkan di Indonesia juga ada dan menjadi ikon baru di Kota tempat kampung tersebut dibuat. Nah, ini di

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top