Saluran Tersumbat, Jalan Borobudur Tergenang Belasan Jam

Kondisi Jalan Borobudur Gang 4 Kota Malang yang tergenang akibat aliran air naik ke badan jalan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Kondisi Jalan Borobudur Gang 4 Kota Malang yang tergenang akibat aliran air naik ke badan jalan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Aktivitas warga di sekitar Jalan Borobudur Gang 4 dan Gang 2 Kecamatan Blimbing terganggu. Pasalnya, sejak kemarin (6/12/2017) air menggenangi jalan akses warga. Air juga masuk ke dalam toko-toko dan rumah di sekitar lokasi. 

Saat MalangTIMES di lokasi sekitar pukul 11.00, ketinggian air masih sekitar 20 sentimeter atau menggenang hingga setengah roda sepeda motor. Meski demikian, sekitar pukul 13.00 petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang berusaha menormalisasi genangan itu. 

Munami, warga setempat, mengungkapkan bahwa air mulai naik sejak pukul 15.00 kemarin. Tetapi alirannya kecil saja. Genangan air semakin tinggi setelah hujan lebat melanda kawasan setempat pada sore hingga malam hari. Akibatnya, semalam Jalan Borobudur tergenang hingga satu kilometer.  "Semalam ini jalan sudah seperti sungai. Tapi pagi mulai surut, tinggal Gang 4 ini yang tinggi," ujar Munami.

Akibat  genangan, kegiatan warga sekitar menjadi terganggu. Bagi yang nekat, genangan itu masih bisa dilewati. Tetapi banyak warga yang memilih mencari akses lain. "Kemungkinan salurannya tersumbat. Kan di bawah jalan ini dulu ada aliran sungai kecil," kata Munami. 

Warga lain, Sudarmoko, mengaku terganggu akibat tokonya terimbas genangan air. Meski tetap dibuka,  pelanggan kesulitan masuk dan memarkir motornya. "Rata-rata  nggak jadi beli karena kebanjiran ini," ujar Sudarmoko.

Dia berharap segera ada penanganan dari pihak terkait. "Di sini memang sering tergenang saat hujan deras, tapi biasanya langsung surut. Nggak seperti kali ini yang sampai belasan jam," tambahnya.

Meski demikian, penanganan masalah genangan tersebut tampaknya tidak bisa segera dilakukan. Sebab, pihak DPUPR Kota Malang masih sebatas melakukan identifikasi masalah dan penanganan sementara. "Sudah ada staf yang cek lokasi. Laporannya belum masuk. Tapi apa bisa langsung ditangani, harus dilihat dulu," ujar Kabid SDA dan Drainase DPUPR Kota Malang Bambang Nugroho. 

Hal tersebut dikarenakan Jalan Borobudur merupakan jalan provinsi. Terlebih saat itu di sekitar lokasi tengah dilaksanakan pembangunan oleh pemerintah provinsi (pemprov). Pada saat awal pembangunan, lanjut Bambang, pihaknya telah meminta agar pengerjaan proyek tidak boleh mengganggu sistem drainase kota. "Saat hearing dengan komisi C, juga sudah kami jelaskan bahwa masalahnya itu kan punyanya provinsi yang tengah berproses. Kami nggak bisa masuk di situ," ungkapnya.

Untuk penanganan sementara, Bambang mengaku ingin melihat terlebih dulu penyebab naiknya aliran air ke jalan raya. "Saya lihat masalahnya dulu, baru bisa beri solusi seperti apa. Apalagi ini kan bersinggungan dengan proyek provinsi," pungkasnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
  • Arema Buru Kemenangan, Borneo Waspadai Pemain Muda

    Sangat mepet masa recovery kontestan Piala Gubernur Kaltim 2018, termasuk Arema FC. Baru kalah adu penalti melawan PSIS Semarang Jumat (23/2), Arema kembali menghadapi laga kedua menghadapi Borneo FC petang nanti. Jadwal yang sangat singkat itu membuat pe

  • Arema Lawan Borneo, Balsa Bozovic In Action

    Momen untuk melihat penampilan Balsa Bozovic telah tiba. Laga kedua Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Borneo FC di Stadion Palaran, Samarinda, petang nanti bakal menjadi ajang perdana bagi playmaker asal Montenegro itu untuk unjuk kebolehan di Arema FC.

  • Balsa Bozovic On The Way Gabung Arema FC di Samarinda

    Setelah memisahkan sementara Gustavo Lopez dari skuat Arema FC. Ruddy Widodo menghubungi agen Balsa Bozovic untuk segera ke Samarinda. Hal tersebut untuk menjajal kemampuan sang pemain didepan tim pelatih.

  • Pemkot Batu Bentuk Pengawas Khusus, Siapkan Sanksi untuk Warga yang Buang Sampah Sembarangan

    Pemkot Batu bakal mencanangkan cara yang lebih efektif dan optimal agar Kota Batu bebas dari sampah.

  • Arema FC Istirahatkan Sementara Gustavo Lopez

    Pemain asing yang menjalani trial di Arema FC, Gustavo Fabian Lopez harus meninggalkan Samarinda lebih awal karena manajemen menginstruksikan kepada sang pemain agar terpisah terlebih dahulu dari tim.

  • Target Tuntas 2019, Separo dari Jumlah Nelayan di Kabupaten Malang Belum Tercover Asuransi

    Keinginan Pemkab Malang memberikan asuransi kepada para nelayan tampaknya belum banyak mendapat respons positif para nelayan setempat.

  • Baru Masuk Pertandingan Perdana, Pelatih Arema FC Khawatirkan Hal ini

    Setelah kalah melawan PSIS Semarang pada laga perdana Piala Gubernur Kaltim 2018, Pelatih Arema FC Joko Susilo tetap mengkhawatirkan skuatnya untuk menjalani pertandingan berikutnya. Pasalnya, di lini pertahanan Arema FC terlihat begitu rapuh.

  • Positif, Dua Warga Kota Batu Diserang Difteri

    Hingga akhir bulan ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menemukan 4 kasus warga terjangkit difteri di Kota Batu. Dari total yang terjangki, dua di antaranya dinyatakan positif terserang difteri berasal dari Kecamatan Batu dan Junrejo. Dan 2 lainnya susp

  • Masalah Kredit Perbankan Masih Dominasi Pengaduan Keuangan pada OJK Malang

    Masalah kredit perbankan masih menjadi masalah yang banyak diajukan masyarakat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Bahkan pada awal 2018 ini, setidaknya ada 10 aduan masuk yang terkait agunan kredit maupun kartu kredit dan klaim yang tidak sesuai.

  • Paslon Menawan Ingin Tuntaskan Masalah Banjir

    Kota Malang dalam beberapa hari ini memang memliki curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hal tersebut membuat sebagian daerah terkena dampak banjir, namun faktor penyebab meluapnya air ke permukaan ini salah satunya adalah saluran air atau gorong-g

  • Pemkot Malang Terus Geber Program Sertifikasi Kelayakan Gedung

    Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikat laik fungsi (SLF) pada setiap bangunan. Terlebih adanya SLF bertujuan supaya st

  • Hanya Tiga Kampung Biru di Dunia, Salah Satunya Ada di Malang

    Sebut saja permukiman padat penduduk yang setiap bagiannya di cat dengan menggunakan warna biru. Nah, rupanya di dunia ada beberapa kampung semacam ini. Bahkan di Indonesia juga ada dan menjadi ikon baru di Kota tempat kampung tersebut dibuat. Nah, ini di

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top