Revolusi dalam Tubuh Dinas Penanaman Modal Kabupaten Malang (13)

Lewat Dua Agenda Kekinian Ini, Pemkab Malang Bakal Lejitkan Investasi 2018

Ekspresif: Kepala DPMPST Kabupaten Malang Musryidah saat menyampaikan rencana kegiatan dalam promosi investasi. (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Ekspresif: Kepala DPMPST Kabupaten Malang Musryidah saat menyampaikan rencana kegiatan dalam promosi investasi. (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES – Zaman yang terus bergerak dengan cepat, tidak bisa diabaikan begitu saja oleh para pengambil kebijakan dalam pemerintahan. Berbagai perubahan dalam menjalankan program kerja yang selama ini terkesan kaku, birokratik, formal sudah tidak lagi “laku” dan diterima masyarakat yang terus berubah menyesuaikan zaman.

Hal ini pun terjadi dalam berbagai sosialisasi dan promosi sebuah program kerja dalam pemerintahan. Untuk menggapai tujuan dari kegiatan tersebut, kini berbagai metode dilakukan dengan cara menyamakan frekuensi dengan zaman kekinian.

Event musik dan olahraga menjadi salah satu metode yang kian digemari dalam menyuarakan berbagai program pemerintahan kepada masyarakat. Dua bidang ini menjadi cukup relevan dengan kondisi masyarakat yang membutuhkan ruang yang lebih segar dan berwarna tapi tetap bisa menghasilkan keputusan besar.

Dengan konteks tersebut, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu (DPM PST)  Kabupaten Malang pun berencana dalam menjalankan strategi kelima dalam penanaman modal yaitu Promosi dan Kerjasama Investasi, akan mengambil musik dan olahraga sebagai medium pengantarnya.

“Kita berencana seperti itu. Misalnya dalam strategi Ease of Doing Bussiness (EODB) sentuhan kita pakai musik jazz. Jadi kita gelar Musik Jazz dengan balutan promosi investasi kita dengan menjual juga panorama wisata alam kita. Misalnya wisata pantai yang merupakan salah satu sektor potensial investasi,” kata Mursyidah Kepala DPM PST Kabupaten Malang, Kamis (07/12) kepada MalangTIMES.

Konsep Pergelaran Musik Jazz dalam melakukan promosi investasi cukup relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Khususnya para pengusaha calon investor di Kabupaten Malang. Selain dimanjakan dengan lagu-lagu jazz, mereka juga bisa secara langsung melihat potensi-potensi wilayah investasinya. 

“Apalagi pengisinya adalah band-band musik jazz ternama seperti Krakatau, Maliq & D’Essentials, Indra Lesmana, Syaharani & Queenfireworks dan lainnya. Jadi kemasannya merayakan kegembiraan lewat alunan musik sekaligus  mencicipi suasana alam kita yang sangat kaya,” terang Mursyidah dengan semangat.

Dalam bahasa kekinian, DPM PST Kabupaten Malang mencoba merubah metode sosialisasi dan promosi dengan menyamakan frekuensi yang saat ini berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Seperti diketahui musik Jazz telah bergeser juga ruang panggungnya di berbagai daerah dalam upaya mendukung promosi pariwisata. Misal, perlehatan Jazz Bromo yang dilakukan di Gunung Bromo serta berbagai pertunjukan lainnya.

Pun melalui medium olahraga. Mempromosikan potensi wilayah melalui medium ini pun semakin banyak dilakukan di berbagai daerah. Baik event lari dengan trek yang menjual pesona wisata alam yang ada maupun melalui offroad yang kini kian digemari masyarakat.

“Kita telah memulainya kemarin dengan fun rally the Heart of East Java. Tahun depan kita rencanakan dengan berbagai event olahraga lainnya untuk menarik para investor ini,” ujar wanita asli Bali ini yang menegaskan dalam persoalan anggaran, pihaknya akan berusaha mengoptimalkan kerjasama dengan pihak ketiga.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top