Revolusi di Dinas Penanaman Modal Kabupaten Malang (12)

Minim Anggaran, Perbaikan IT Tetap Direncanakan Tahun 2018

Ilustrasi pelayanan di tubuh pemerintah melalui penggunaan IT (Foto : Istimewa)
Ilustrasi pelayanan di tubuh pemerintah melalui penggunaan IT (Foto : Istimewa)

Revolusi di Dinas Penanaman Modal Kabupaten Malang (12)

MALANGTIMES - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu (DPM PST)  Kabupaten Malang, masih dikurung persoalan anggaran.

Terutama dalam merealisasikan rencana penambahan kelengkapan perbaikan IT (Information Technology) dalam pelayanan kepada masyarakat di tahun 2018. 

Harapan adanya pelayanan tanpa adanya kontak personal dengan masyarakat secara langsung. Dengan tujuan menutup adanya kebocoran-kebocoran pungli dan tindakan bertentangan dengan aturan pelayanan, sepertinya masih cukup sulit untuk direalisasikan di tahun 2018.

Pasalnya, anggaran di tahun 2018 untuk DPM PST Kabupaten Malang terbilang turun dibandingkan dengan tahun 2017 ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala DPM PST KAbupaten Malang, Rabu (6/12/2017) di ruang kerjanya kepada MalangTIMES.

“Ada penurunan dari tahun ini. Padahal kita telah mengusulkan berbagai hal berkaitan dengan reformasi pelayanan di kantor kami. Salah satunya adalah perbaikan dan penambahan IT dalam upaya menerapkan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Mursyidah yang berharap dalam pelayanan seluruhnya telah terintegrasi dan berbasis online. Seperti di beberapa kota lain, seperti kantor DPMPST Kota Bandung yang semua pelayanan terhubung dalam satu jaringan dan berbasis IT.

Persoalan anggaran yang diluar harapan Mursyidah ini, tidak membuat rencana perbaikan dan perlengkapan IT yang ditahun ini dialokasikan sebesar Rp 40 juta dibatalkan. Dengan harapan adanya Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), rencana untuk memodernisasi pelayanan di dinasnya tetap akan di jalankan. 

Rencana ajuan anggaran untuk IT dan sarana prasarana pendukung pelayanan tersebut sebesar Rp. 200 juta.

“Sayang saat penetapan RAPBD 2018 usulan ini belum terakomodir. Tapi semoga ada perubahan lagi. Karena ini sangatlah penting bagi kemajuan Kabupaten Malang sendiri. Dan saatnya memang seluruh proses pelayanan mempergunakan layanan IT,” tegas Mursyidah.

Perbaikan dan kelengkapan IT yang diusulkan juga merupakan bagian dari indicator dari standarisasi pelayanan yang ditetapkan dalam ISO 9001:2015. ISO 9001: 2015 adalah standar yang menetapkan persyaratan untuk system manajemen mutu. Bagi organisasi pemerintahan, ISO ini dalam upaya meningkatkan kepuasan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi sangat penting sekali apa yang kita rencanakan dalam mengup-grade IT perkantoran ini. Kita berharap bisa teralisasi tahun depan,” ujar Mursyida yang juga mengatakan saat ini dinasnya sedang di audit dalam rangka mendapatkan ISO 9001:2015 ini.

Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top