Masih Ingat dengan Kasus Investasi Bodong? Ini Vonis Hakim untuk Pelakunya

Terdakwa Mirna Cempluk (Foto : Istimewa)
Terdakwa Mirna Cempluk (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES- Kasus investasi bodong yang sempat heboh pada Agustus 2017 lalu dan melibatkan Julisa Cancerita alias Mirna Cempluk (32) sebagai terdakwa dalam kasus ini memasuki babak akhir. Pengadilan Negeri (PN) Malang memutus terdakwa dengan vonis hukuman 10 bulan penjara. 

Warga yang tinggal di rumah kontrakan di Jalan Danau Singkarak VI, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang atau Jl Telaga Golf I, Perum Araya, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini diputus bersalah mengacu fakta persidangan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan terbukti menipu banyak orang dengan kedok investasi. 

Vonis tersebut merupakan hukuman atas kasusnya yang dilaporkan ke Polres Batu sehingga terdakwa akan menjalani sidang kembali untuk kasusnya yang dilaporkan ke Polres Malang Kota dan Polres Malang.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) satu tahun tiga bulan penjara atas perbuatannya menipu banyak orang tersebut. 

Dalam sidang tersebut, yang bersangkutan didakwa dengan tiga dakwaan sekaligus yakni Pasal 28 ayat I Jo Pasal 45 A UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP.

Dakwaan kedua yakni Pasal 378 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP tentang penipuan. Dakwaan ketiga Pasal 372 KUHP Jo Pasal 65 KUHP tentang penggelapan.

Usai mendengarkan vonis 10 bulan penjara, terdakwa mengaku masih pikir-pikir apakah akan banding atau tidak terhadap keputusan hakim tersebut.

"Terdakwa sudah ditanya hakim dan mengaku siap untuk kembali disidangkan atas kasusnya yang dilaporkan ke Polres Malang Kota dan Polres Malang," ungkap JPU Maharani, SH, Rabu (6/12/2017).

Terdakwa mengaku memang sudah tidak bisa mengembalikan uang para korban yang ia pakai. Uang tersebut diakuinya sudah digunakan untuk berfoya-foya dan berlibur. Bahkan, dalam proses berlibur itu ia menyewa mobil Alphard sehingga menghabiskan puluhan juta rupiah.

Terdakwa mengaku juga  sudah tidak mempunyai harta benda apapun sebagai modal untuk mengembalikan uang para korban yang mencapai miliaran rupiah.

"Saat ini, terdakwa tinggal menanti persidangan untuk kasus yang sama namun untuk laporan di Polres Malang Kota dan juga Polres Malang," pungkasnya.

Sementara itu, kasus yang sama di Kota Malang juga menjerat terdakwa seperti yang dibertitakan MalangTIMES sebelumnya (2/8/2017). T

ersangka yang kini divonis  hukuman penjara selama 10 bulan tersebut itu dilaporkan oleh tiga korbannya yakni R (26), I (24) dan N (30) ke Polres Malang Kota dengan tuduhan investasi bodong.

Saat itu para korban mengaku telah transfer sejumlah uang kepada tersangka dengan nilai hingga Rp 50 juta. 

Saat itu para korban dijanjikan akan meraup untung Rp 7 juta untuk investasi sebesar Rp 20 juta. Namun, janji hanya sebatas janji. Para korban tidak mendapat keuntungan seperti yang dijanjikan. Tersangka malah semakin sulit dihubungi sehingga para korban sepakat untuk melaporkan tersangka ke polisi.

Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
  • Arema Buru Kemenangan, Borneo Waspadai Pemain Muda

    Sangat mepet masa recovery kontestan Piala Gubernur Kaltim 2018, termasuk Arema FC. Baru kalah adu penalti melawan PSIS Semarang Jumat (23/2), Arema kembali menghadapi laga kedua menghadapi Borneo FC petang nanti. Jadwal yang sangat singkat itu membuat pe

  • Arema Lawan Borneo, Balsa Bozovic In Action

    Momen untuk melihat penampilan Balsa Bozovic telah tiba. Laga kedua Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Borneo FC di Stadion Palaran, Samarinda, petang nanti bakal menjadi ajang perdana bagi playmaker asal Montenegro itu untuk unjuk kebolehan di Arema FC.

  • Balsa Bozovic On The Way Gabung Arema FC di Samarinda

    Setelah memisahkan sementara Gustavo Lopez dari skuat Arema FC. Ruddy Widodo menghubungi agen Balsa Bozovic untuk segera ke Samarinda. Hal tersebut untuk menjajal kemampuan sang pemain didepan tim pelatih.

  • Pemkot Batu Bentuk Pengawas Khusus, Siapkan Sanksi untuk Warga yang Buang Sampah Sembarangan

    Pemkot Batu bakal mencanangkan cara yang lebih efektif dan optimal agar Kota Batu bebas dari sampah.

  • Arema FC Istirahatkan Sementara Gustavo Lopez

    Pemain asing yang menjalani trial di Arema FC, Gustavo Fabian Lopez harus meninggalkan Samarinda lebih awal karena manajemen menginstruksikan kepada sang pemain agar terpisah terlebih dahulu dari tim.

  • Target Tuntas 2019, Separo dari Jumlah Nelayan di Kabupaten Malang Belum Tercover Asuransi

    Keinginan Pemkab Malang memberikan asuransi kepada para nelayan tampaknya belum banyak mendapat respons positif para nelayan setempat.

  • Baru Masuk Pertandingan Perdana, Pelatih Arema FC Khawatirkan Hal ini

    Setelah kalah melawan PSIS Semarang pada laga perdana Piala Gubernur Kaltim 2018, Pelatih Arema FC Joko Susilo tetap mengkhawatirkan skuatnya untuk menjalani pertandingan berikutnya. Pasalnya, di lini pertahanan Arema FC terlihat begitu rapuh.

  • Positif, Dua Warga Kota Batu Diserang Difteri

    Hingga akhir bulan ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menemukan 4 kasus warga terjangkit difteri di Kota Batu. Dari total yang terjangki, dua di antaranya dinyatakan positif terserang difteri berasal dari Kecamatan Batu dan Junrejo. Dan 2 lainnya susp

  • Masalah Kredit Perbankan Masih Dominasi Pengaduan Keuangan pada OJK Malang

    Masalah kredit perbankan masih menjadi masalah yang banyak diajukan masyarakat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Bahkan pada awal 2018 ini, setidaknya ada 10 aduan masuk yang terkait agunan kredit maupun kartu kredit dan klaim yang tidak sesuai.

  • Paslon Menawan Ingin Tuntaskan Masalah Banjir

    Kota Malang dalam beberapa hari ini memang memliki curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hal tersebut membuat sebagian daerah terkena dampak banjir, namun faktor penyebab meluapnya air ke permukaan ini salah satunya adalah saluran air atau gorong-g

  • Pemkot Malang Terus Geber Program Sertifikasi Kelayakan Gedung

    Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikat laik fungsi (SLF) pada setiap bangunan. Terlebih adanya SLF bertujuan supaya st

  • Hanya Tiga Kampung Biru di Dunia, Salah Satunya Ada di Malang

    Sebut saja permukiman padat penduduk yang setiap bagiannya di cat dengan menggunakan warna biru. Nah, rupanya di dunia ada beberapa kampung semacam ini. Bahkan di Indonesia juga ada dan menjadi ikon baru di Kota tempat kampung tersebut dibuat. Nah, ini di

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top