Hari Krida Pertanian ke-45, Ajang Pamer Inovasi dan Produk Unggulan Pertanian Kabupaten Malang

Sambut Hari Krida Pertanian ke-45 dan Hari Pangan Sedunia ke-37, besok (07/12) di halaman kantor dinas TPHP Kabupaten Malang digelar acara akbar produk dan inovasi unggulan pertanian. (Dalam foto Meniel W Kabid Hortikultura), Rabu (6/12/2017) (Nana/Malang
Sambut Hari Krida Pertanian ke-45 dan Hari Pangan Sedunia ke-37, besok (07/12) di halaman kantor dinas TPHP Kabupaten Malang digelar acara akbar produk dan inovasi unggulan pertanian. (Dalam foto Meniel W Kabid Hortikultura), Rabu (6/12/2017) (Nana/Malang

MALANGTIMES – Serangkaian agenda hari besar pertanian di tahun 2017 akhirnya bermuara besok, Kamis (07/12). Menggabungkan perayaan Hari Pangan Sedunia ke-37 dan Hari Krida Pertanian ke-45, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang menghelat acara akbar yang akan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam dunia pertanian di pelataran halaman kantor dinasnya.

Perlehatan akbar yang akan dibuka oleh Bupati Malang Dr H Rendra Kresna, akan diikuti oleh seluruh penggiat pertanian. Baik kelompok tani, pemerhati, stakeholder dan mitra pertanian yang selama ini saling bahu membahu membangun dunia pertanian di Kabupaten Malang. Total yang akan merayakan Hari Krida Pertanian, besok, bisa mencapai ratusan orang. 

“Tentunya bukan sekadar perayaan rutin dan seremonial saja, besok adalah hari merayakan berbagai inovasi dan produk unggulan pertanian. Sekaligus sebagai ruang bagi petani dan stakeholder lainnya bertemu. Kita angkat tema besok temu usaha dan gelar produk unggulan pertanian,” kata Meniel Wahyuningsih Kepala Bidang Hortikultura DPTHP Kabupaten Malang, Rabu (06/12)  di ruang kerjanya.

Tagline Bukan Ajang Seremoni belaka, gelaran  akbar Dinas TPHP Kabupaten Malang ini akan menampilkan berbagai kesuksesan di dunia pertanian yang selama ini kurang terpublikasikan kepada masyarakat luas maupun pada sesama petani.

Dengan mengusung dua areal dalam acara, yaitu ruang display perkembangan teknologi dan inovasi yang terus tumbuh di bumi Arema ini. Sedangkan satunya adalah ruang produk unggulan pertanian dari berbagai kelompok tani.

Di display teknologi dan inovasi, terang Meniel, akan mengangkat berbagai terobosan baru dalam dunia pertanian yang ada dan telah melalui serangkaian uji coba selama ini.

Misalnya dari kelompok agensi hayati yang telah melahirkan produk pupuk organik ataupun dari kelompok tani yang berasal dari Desa kanigoro, Kecamatan Pagelaran dengan system pertanian Hidroganik Mini Maxi.

Inovasi lain adalah dengan menampilkan produk pemurnian tanah dari salah satu mitra kerja dinas TPHP Kabupaten Malang yang telah berhasil meningkatkan produksi panen padi petani di beberapa wilayah.

“Berbagai inovasi ini wajb diketahui masyarakat, khususnya petani secara luas. Karena mampu memberikan keuntungan dan nilai lebih dalam dunia pertanian. Di sisi pendapatan petani pun meningkat. Sedangkan masyarakat dapat menikmati produk sehat dan alami dari produk pertanian petani,” ujar Meniel kepada MalangTIMES.

Sementara, untuk display produk akan dipenuhi oleh berbagai kreasi olahan dari para petani yang akan menampilkan kekhasan dan keunikannya masing-masing. Semuanya berasal dari hasil pertanian mereka. Dari buah-buahan, sayuran organic sampai pada kopi dan jenis perkebunan yang ada dan tumbuh di Kabupaten Malang.

Dinas TPHP Kabupaten Malang berharap gelaran akbar tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Karena, masih kata Meniel, dalam gelar produk besok hari juga akan dijual gula pasir dari dua Perusahaan Gula (PG) dengan harga di bawah pasar selama ini.

Begitu pula dengan display produk minyak goreng yang juga akan ditampilkan dan  dijual dengan harga di bawah pasar.

“Ini juga sebagai bentuk rasa syukur kita yang tentunya wajib kita bagi bersama masyarakat. Jadi besok bisa dimanfaatkan acara ini untuk mendapatkan produk-produk pertanian dan perkebunan kita dengan harga di bawah pasar,” kata Nasri Abdul Wahid Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang.

Rasa syukur yang disampaikan oleh orang nomor satu di dunia pertanian dan perkebunan Kabupaten Malang ini dilandasi dengan berbagai raihan positif selama tahun 2017 ini.

Seperti diketahui, Dinas TPHP Kabupaten Malang menyabet juara kedua dalam Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (Penas KTNA) tahun 2017 yang diselenggarakan di Aceh dalam Komoditi Alpukat.

Selain itu Juara kedua tingkat Provinsi dalam pembibitan kopi juga penghargan produktivitas tertinggi dalam panen bawang merah di desa Tawangargo.

“Jadi banyak sekali penghargaan yang kita terima dalam dunia pertanian. Karena itu diacara besok kita akan tampilkan kepada masyarakat,” ujar Nasri yang berharap dengan berbagai capaian tersebut media massa juga bisa menjadi corong keberhasilan dunia pertanian.

Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
  • Arema Buru Kemenangan, Borneo Waspadai Pemain Muda

    Sangat mepet masa recovery kontestan Piala Gubernur Kaltim 2018, termasuk Arema FC. Baru kalah adu penalti melawan PSIS Semarang Jumat (23/2), Arema kembali menghadapi laga kedua menghadapi Borneo FC petang nanti. Jadwal yang sangat singkat itu membuat pe

  • Arema Lawan Borneo, Balsa Bozovic In Action

    Momen untuk melihat penampilan Balsa Bozovic telah tiba. Laga kedua Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Borneo FC di Stadion Palaran, Samarinda, petang nanti bakal menjadi ajang perdana bagi playmaker asal Montenegro itu untuk unjuk kebolehan di Arema FC.

  • Balsa Bozovic On The Way Gabung Arema FC di Samarinda

    Setelah memisahkan sementara Gustavo Lopez dari skuat Arema FC. Ruddy Widodo menghubungi agen Balsa Bozovic untuk segera ke Samarinda. Hal tersebut untuk menjajal kemampuan sang pemain didepan tim pelatih.

  • Pemkot Batu Bentuk Pengawas Khusus, Siapkan Sanksi untuk Warga yang Buang Sampah Sembarangan

    Pemkot Batu bakal mencanangkan cara yang lebih efektif dan optimal agar Kota Batu bebas dari sampah.

  • Arema FC Istirahatkan Sementara Gustavo Lopez

    Pemain asing yang menjalani trial di Arema FC, Gustavo Fabian Lopez harus meninggalkan Samarinda lebih awal karena manajemen menginstruksikan kepada sang pemain agar terpisah terlebih dahulu dari tim.

  • Target Tuntas 2019, Separo dari Jumlah Nelayan di Kabupaten Malang Belum Tercover Asuransi

    Keinginan Pemkab Malang memberikan asuransi kepada para nelayan tampaknya belum banyak mendapat respons positif para nelayan setempat.

  • Baru Masuk Pertandingan Perdana, Pelatih Arema FC Khawatirkan Hal ini

    Setelah kalah melawan PSIS Semarang pada laga perdana Piala Gubernur Kaltim 2018, Pelatih Arema FC Joko Susilo tetap mengkhawatirkan skuatnya untuk menjalani pertandingan berikutnya. Pasalnya, di lini pertahanan Arema FC terlihat begitu rapuh.

  • Positif, Dua Warga Kota Batu Diserang Difteri

    Hingga akhir bulan ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menemukan 4 kasus warga terjangkit difteri di Kota Batu. Dari total yang terjangki, dua di antaranya dinyatakan positif terserang difteri berasal dari Kecamatan Batu dan Junrejo. Dan 2 lainnya susp

  • Masalah Kredit Perbankan Masih Dominasi Pengaduan Keuangan pada OJK Malang

    Masalah kredit perbankan masih menjadi masalah yang banyak diajukan masyarakat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Bahkan pada awal 2018 ini, setidaknya ada 10 aduan masuk yang terkait agunan kredit maupun kartu kredit dan klaim yang tidak sesuai.

  • Paslon Menawan Ingin Tuntaskan Masalah Banjir

    Kota Malang dalam beberapa hari ini memang memliki curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hal tersebut membuat sebagian daerah terkena dampak banjir, namun faktor penyebab meluapnya air ke permukaan ini salah satunya adalah saluran air atau gorong-g

  • Pemkot Malang Terus Geber Program Sertifikasi Kelayakan Gedung

    Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikat laik fungsi (SLF) pada setiap bangunan. Terlebih adanya SLF bertujuan supaya st

  • Hanya Tiga Kampung Biru di Dunia, Salah Satunya Ada di Malang

    Sebut saja permukiman padat penduduk yang setiap bagiannya di cat dengan menggunakan warna biru. Nah, rupanya di dunia ada beberapa kampung semacam ini. Bahkan di Indonesia juga ada dan menjadi ikon baru di Kota tempat kampung tersebut dibuat. Nah, ini di

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top