Ssstt.. Ini Informasi Kebutuhan Pegawai Negeri Kota Malang

Ilustrasi serah terima jabatan di lingkungan Pemkot Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Ilustrasi serah terima jabatan di lingkungan Pemkot Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB) menargetkan pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada awal 2018 mendatang. Di Kota Malang pun, saat ini membutuhkan setidaknya 2.285 pegawai lagi. 

Namun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang hanya mengajukan formasi penerimaan lowongan CPNS sekitar 1.000 lowongan. Kepala BKD Kota Malang Anita Sukmawati menyebut bahwa pengajuan jumlah formasi itu berdasarkan kebutuhan jumlah aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Malang. "Kalau total kebutuhan, memang sekitar dua ribu orang. Tetapi kami ajukan sebagian dulu yang urgent atau mendesak," ujar Anita. 

Meski kementerian masih menunggu jumlah formasi CPNS yang diajukan pemerintah daerah (pemda), Anita mengaku belum mendapatkan informasi berapa pagu untuk Kota Malang. "Berapa kuota yang disetujui dan diberikan kepada kami itu yang kami belum tahu. Keputusannya dari kementerian," tembahnya. 

Hingga saat ini, lanjut Anita, pihak BKD Kota Malang juga belum mendapatkan kabar tentang rencana pembukaan rekrutmen CPNS oleh Kemen-PANRB. "Belum ada informasi apa pun. Tetapi kami sudah mengajukan kebutuhan Pemkot Malang. Biasanya ada rapat-rapat koordinasi sebelum ditetapkan formasinya. Kami menunggu kabar dari pusat," ungkapnya. 

Kota Malang sendiri termasuk daerah yang terdampak moratorium pengangkatan ASN sejak 2015 lalu. Menurut Anita, rekrutmen CPNS untuk Pemkot Malang terakhir digelar 2014 lalu. Saat itu, Pemkot Malang tidak mendapatkan kuota lowongan umum. Pemkot Malang hanya mendapatkan kuota tenaga teknis seperti dokter, perawat, juga bidan.  "Saat itu kami ajukan sekitar 1.100 formasi, tetapi yang dikasihkan hanya 69 lowongan," ujarnya.

Awal tahun ini, BKD kembali menyerahkan jumlah formasi sesuai dengan kebutuhan CPNS untuk Kota Malang. Jumlahnya sekitar 1000 lowongan. Mereka didominasi oleh guru dan tenaga kesehatan (dokter, perawat, dan bidan), juga umum (administrasi).

Anita mengakui, Pemkot Malang masih kekurangan CPNS. Berdasarkan data tahun 2016, idealnya Pemkot Malang membutuhkan 2.285 orang CPNS. Mereka kebanyakan guru dan tenaga kesehatan. "Tetapi kan tidak mungkin semua diajukan. Tentunya ada skala prioritas dalam pengajuan. Untuk kuota kami apa katanya pusat, mereka yang menentukan dan kami hanya bisa menerima," jelasnya.

Anita menambahkan, kebutuhan CPNS baru sangat diperlukan. Terlebih, setiap tahun selalu ada PNS yang pensiun. Rata-rata 100 orang PNS pensiun per tahun di Pemkot Malang. Sedangkan tahun ini terdapat 39 orang PNS eselon 3 dan 4 yang pensiun. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top