Fakta-Fakta Ngeri Soal Jembatan Suhat yang Bikin Kamu Bergidik

Jembatan Soekarno Hatta Kota Malang (Foto : Dok/MalangTIMES)
Jembatan Soekarno Hatta Kota Malang (Foto : Dok/MalangTIMES)

MALANGTIMES- Anda yang dari arah Jalan Soekarno Hatta (Suhat) tentu akan melewati jembatan Sokerno Hatta  jika akan pergi ke arah Batu, Sumbersari dan lainnya. Kawasan Jembatan Suhat, terkenal dengan lalu lintasnya yang padat oleh kendaraan-kendaraan pribadi.

Rasa campur aduk kerap merasuk saat melintasi jembatan tua ini. Nah, ada hal-hal yang harus kamu tahu soal jembatan Suhat. Ini dia.

1. Jembatan Soekarno Hatta Malang dibangun pada tahun 1988 dengan konstruksi baja. Itu artinya saat ini usia Jembatan Suhat hampir 30 tahun.

2. Meski usia sudah renta tapi jembatan Suhat masih dipaksakan untuk melayani masyarakat  Malang yang berlalu lalang di atasnya.

3. Pada tahun 2013 Pemerintah Kota Malang pernah memberlakukan jalur satu arah untuk lingkar Universitas Brawijaya (UB). Proyek tersebut telah diuji coba namun mendapat  tentangan dari mahasiswa dan masyarakat sekitar.

4. Jembatan Suhat pernah diwacanakan akan direnovasi dan diganti dengan jembatan baru. Namun hingga saat ini belum ada renovasi menyeluruh daei instansi terkait.

5. Sensasi bergetar saat melintasi jembatan renta ini akan Anda rasakan di momen-momen tertentu. Bahkan, seringkali membuat Anda yang melintasi jadi ketar-ketir ketakutan.

6. Jembatan Suhat juga pernah digosipkan melengkung karena usianya yang sudah tua. Hingga  akhirnya beberapa ahli melakukan uji forensik terhadap jembatan satu ini.

7. Uji forensik yang dilakukan Universitas Brawijaya membuktikan bahwa Jembatan Suhat  mengalami  kerusakan parah. Tim forensik UB yang diketuai Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UB Ir. Sugeng P. Budio M.S menegaskan sejumlah kerusakan tersebut. Pertama adalah lendutan kelengkungan tidak sesuai dengan batas maksimal saat dirancang yaitu maksimal  6 sentimeter. Hasil uji forensik UB kala itu menyatakan kondisi lendutan sudah mencapai 18,7 sentimeter. Kedua, baut sambungan jembatan banyak yang bengkok.

Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top