Serius Garap Simdik, Dinas Pendidikan Kota Malang Latih Puluhan Operator

Operator Simdik dari berbagai sekolah di Kota Malang mempraktikan langsung cara input data dalam aplikasi Simdik yang masih dalam tahap penyempurnaan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)
Operator Simdik dari berbagai sekolah di Kota Malang mempraktikan langsung cara input data dalam aplikasi Simdik yang masih dalam tahap penyempurnaan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kota Malang serius menerapkan sistem informasi pendidikan secara digital. Program tersebut akan diterapkan dengan aplikasi bernama Simdik (Sistem Informasi Manajemen Pendidikan).Untuk mencapai hal tersebut, tentu perlu banyak persiapan. Salah satunya operator Simdik yang nantinya akan terus mengelola jalannya Simdik.

Karena itu, Dinas Pendidikan menggelar pelatihan yang diikuti 77 orang operator dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Mereka mengikuti gelaran sosialisasi simtendik (sistem informasi tenaga kependidikan) yang diadakan Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Swasta di aula Dinas Pendidikan Kota Malang, Rabu (22/11).

Menurut Kepala Bidang Pembinaan PTK Dra Sri Sutrisnawati MPd, sosialisasi simtendik ini tidak lain untuk meningkatkan layanan data dan informasi mengenai pendidik dan tenaga kependidikan.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Pedidikan Kota Malang Dra. Zubaidah MM. Dia mengatakan, semua bidang yang ada di Dinas Pendidikan ke depan akan menggunakan sistem informasi digital dalam menunjang kinerjanya sehingga diharapkan dapat semakin efisien dan efektif.

Menurut Zubaidah, saat ini berbagai kebijakan telah mengacu pada sistem informasi digital berbasis online. Jika ada permasalahan mengenai data pendidik atau data kependidikan, sebaiknya ditelusuri terlebih dahulu apa penyebabnya. Jadi, tidak mengedepankan emosi.

"Sepulang dari sosialisasi ini, mohon Saudara-Saudari sekalian meminta waktu luang kepada kepala sekolah untuk menyosialisasikan kegiatan yang Anda ikuti saat ini. Guru haruslah aktif. Tidak hanya mengandalkan operator. Dalam hal ini guru harus aktif dan rajin dalam hal menyampaikan perubahan data ataupun menyajikan data yang diperlukan. Jangan sampai jika ada sesuatu hal terjadi, yang dipersalahkan operator atau Dinas Pendidikan," ujar Zubaidah.

Dia mencontohkan permasalahan dana sertifikasi guru yang tidak kunjung turun, padahal guru yang lain sudah terlebih dahulu cair. Menurut Zubaidah, hal tersebut dikarenakan guru yang bersangkutan tidak meng-update data yang diperlukan oleh instansi terkait.

Dalam sosialisasi ini, puluhan peserta dipandu untuk dapat meng-input data sesuai dengan menu yang ada di Simdik  melalui login laman http:simdik.diknas.malangkota.go.id secara benar dan tepat. Tujuannya agar terhindar dari kekeliruan yang dapat berakibat fatal. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top