Banjir Besar Landa Pasar Besar Malang dan Sawojajar, Ini Videonya

Bencana pohon tumbang yang terjadi akibat hujan deras mengguyur Kota Malang. (Foto: Humas Kota Malang for MalangTIMES)
Bencana pohon tumbang yang terjadi akibat hujan deras mengguyur Kota Malang. (Foto: Humas Kota Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selama dua hari terakhir, sebagian besar wilayah Kota Malang diguyur hujan dengan intensitas yang cukup deras. Seperti siang ini, (15/11/2017) hujan turun di pusat kota sekitar pukul 13.30 dan baru mereda sekitar pukul 14.30. 

Hujan tersebut mengakibatkan genangan air di beberapa lokasi. Hal tersebut tampak dari warga yang mengunggah kondisi banjir ke grup-grup media sosial. Seperti di grup Facebook Komunitas Peduli Malang (Asli Malang). Para anggotanya membagikan video dan foto-foto di sejumlah wilayah.

Di antaranya akun milik Wit Andromega yang tengah berada di sekitar Jalan Kolonel Sugiono. "Hati-hati bagi para pengguna jalan raya, terutama yang melewati Jalan Kolonel Sugiono. Hujan sangat lebat, dan jalan tidak kelihatan mulai perempatan Kota Lama sampai utara fly over," tulisnya. Dalam gambar yang dibagikan, tampak baanjir menggenang hingga setinggi roda motor. 

Di seputaran Pasar Besar Kota Malang juga dikabarkan tergenang. Dua video warganet menunjukkan kendaraan-kendaraan sulit bergerak. Bagian dalam pasar terutama di lantai dasar juga tak luput dari luapan air. Dua video dibagikan oleh akun Lazhier Abhie'e Launaraisa dan Sagin Boston. "SOS, darurat banjir. Lokasi lantai dasar Pasar Besar Ngalam. Bagaimana ini solusi dinas pasar, kasihan para pedagangnya," tulis akun Lazhier. 

Sisi timur kota juga tak luput dari genangan air. Akun milik Chy Rahmawati memvideokan kondisi di seputaran Sawojajar. "Untuk para pengendara yang melintas di daerah Sawojajar mohon berhati-hati, karena banjir akibat hujan deras, sekian saya melaporkan dari pertigaan Jalan Danau Toba," tulisnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang masih melakukan pemantauan kebencanaan yang terjadi. "Hingga saat ini belum ada laporan. Banjir di beberapa titik sudah surut dan lalu lintas mulai normal meski beberapa ruas jalan terjadi kepadatan arus," ujar Kepala BPBD Kota Malang J. Hartono.

Hartono mengungkapkan, hujan disertai angin memerlukan kewaspadaan tersendiri. Sebab, kemarin (14/11/2017) menurutnya terjadi dua kejadian pohon tumbang. Yakni di kawasan Jalan Mayjend Sungkono dan Jalan Kawi. Secara khusus, Hartono menghimbau kepada warga Kota Malang untuk senantiasa berhati-hati. Baik potensi rawan tanah longsor maupun rawan pohon tumbang.
Terlebih banyak permukiman di Kota Malang yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Selain itu, banyaknya pepohonan di pinggiran jalan. "Bencana adalah kejadian yang tidak terduga,  dan terkadang juga tak terperkirakan. Namun langkah antisipasi, termasuk membangun kesadaran untuk ramah lingkungan harus kita tumbuhkan terus," ujar pria yang juga penggemar musik ini.

Melalui Humas Pemkot Malang, Wali Kota Malang Moch. Anton juga menitipkan pesan untuk memaksimalkan siaga bencana di tengah curah hujan yang disertai angin. "Titik bencana dan atau potensi bencana yang tahun kemarin terjadi, saya minta untuk terus dimonitor. Termasuk tentu titik-titik rawan lainnya," ujar Anton.

Dia juga meminta seluruh warga melaporkan kejadian bencana sesegera mungkin agar pihak pemkot bisa langsung turun membantu warga. "Laporkan saja apabila melihat kejadian-kejadian bencana ke Call Center Pusdalops BPBD Kota Malang di nomor 081 13770502," pungkasnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top