Hari Ini Minibus Dinas Pendidikan Kota Malang Mulai Angkuti Siswa di Pelosok, Gratis

Elf antar jemput sekolah gratis yang sedang diuji coba oleh Disdik Kota Malang. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)
Elf antar jemput sekolah gratis yang sedang diuji coba oleh Disdik Kota Malang. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Uji coba angkutan antar jemput sekolah gratis Dinas Pendidikan Kota Malang memasuki hari kedua, Selasa (14/11). Namun rupanya di hari kedua ini minibus bergambar wajah Wali Kota Malang H Moch Anton beserta Ketua Tim Penggerak PKK ini tidak langsung mengangkut pelajar di Kota Malang.

Minibus rupanya masih melakukan pemetaan jalur. Bambang Mardiansyah, pemandu rute Elf antar jemput sekolah Bambang Mardiansyah mengatakan, minibus masih dalam masa uji coba. Bambang bertugas melakukan pengecekan rute di armada yang dibawanya.

"Hari ini kami cek jalur pagi agar tahu macet atau tidak. Sambil kami hitung waktu tempuh dari titik satu ke titik yang lain agar nanti ketika sudah resmi dijalankan tidak ada keterlambatan siswa sampai di sekolah," jelas Bambang.

Pria yang juga senior driver pada bis antar jemput sekolah ini memulai rutenya di SMPN 22 Malang. Elf yang dikendarainya bergerak ke SMPN 27 tepat pada pukul 05.30 dengan waktu tempuh 15 menit. Perjalanan dilanjutkannya dan berakhir di SMPN 23 Malang.

"Titik akhir ada di SMP 23. Di sini Elf standby hingga jam pulang sekolah. Sedangkan jarak tempuh dari masing-masing titik sendiri maksimal 20 menit. Jadi bisa dipastikan siswa-siswa tidak terlambat sekolah," imbuhnya.

Bambang menambahkan hal ini juga dilakukannya di hari pertama uji coba kemarin, Senin (13/11). Meski demikian, dirinya tidak hanya bertugas menjajal jalanan yang akan dilewati namun juga memperkenalkan kepada sekolah-sekolah yang dilalui Elf antar jemput sekolah.

"Kemarin kami kenalkan ke pihak sekolah. Kalau sesuai arahan hari ini (Rabu, 15/11/2017) kami sudah diperbolehkan mengangkut siswa-siswa yang mau ikut. Tapi kami tidak boleh mengangkut di jalanan, harus dari sekolah," ucapnya.

Seperti diberitakan di MalangTIMES.com sebelumnya Disdik Kota Malang melakukan uji coba pada 9 armada antar jemput sekolah gratis mulai, Senin (13/11) lalu. Kendaraan antar jemput ini menyasar pada sekolah-sekolah yang tidak dilalui angkutan umum sehingga memudahkan pelajar untuk berangkat ke sekolah.

Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top