Bupati Malang Rendra Kresna Pandu Deklarasi Tanggerang Tentang Sanitasi Sekolah Untuk Semua Anak Indonesia

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (dua dari kiri) membuka acara Advokasi Horizontal Learning Sanitasi Sekolah sekaligus menjadi narasumber dalam persoalan sanitasi sekolah untuk semua anak Indonesia di Tanggerang, Selasa (14/11) (Wahyu H for MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (dua dari kiri) membuka acara Advokasi Horizontal Learning Sanitasi Sekolah sekaligus menjadi narasumber dalam persoalan sanitasi sekolah untuk semua anak Indonesia di Tanggerang, Selasa (14/11) (Wahyu H for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peran aktif Pemerintah Kabupaten Malang dalam menyukseskan pencapaian target universal access tahun 2019 serta Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dalam persoalan sanitasi sekolah untuk semua anak Indonesia, terlihat dalam acara Advokasi Horizontal Learning Sanitasi Sekolah di Hotel Atria, Tanggerang, Selasa (14/11/2017).

Bupati Malang Rendra Kresna menjadi narasumber dalam acara Advokasi Horizontal Learning Sanitasi Sekolah
Bupati Malang Rendra Kresna menjadi narasumber dalam acara Advokasi Horizontal Learning Sanitasi Sekolah (Wahyu H for MalangTIMES)

Forum yang melibatkan beberapa Kepala Daerah yang tergabung dalam Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) dan diselenggarakan oleh UNICEF, mendaulat Bupati Malang sebagai narasumber sekaligus membuka acara tersebut.

Hal ini mencerminkan posisi penting dan strategis Pemerintah Kabupaten Malang dalam percaturan nasional maupun global dalam persoalan rumit dan klasik yang terus terjadi tentang masalah sanitasi di sekolahan.

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengatakan, persoalan sanitasi sekolah merupakan salah satu dari 10 prioritas program nasional pemerintahan Joko Widodo yang menjadi tanggung jawab seluruh daerah dalam mewujudkannya.

Bidang pendidikan dan kesehatan menjadi dua bidang yang menempati posisi puncak dalam piramida skala prioritas nasional tahun 2018 mendatang.

Kepala Disperkim Cipta Karya Kabupaten Malang Wahyu Hidayat dengan Duta sanitasi dan air bersih Ikke Nurjanah
Kepala Disperkim Cipta Karya Kabupaten Malang Wahyu Hidayat dengan Duta sanitasi dan air bersih Ikke Nurjanah (Wahyu H for MalangTIMES)

"Dua bidang inilah yang menjadi prioritas dalam AKKOPSI. Dengan harapan target universal access tercapai di tahun 2019. Yang artinya ada kesadaran secara massif di daerah dalam persoalan sanitasi sekolah, " kata Rendra Kresna yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas AKKOPSI, Selasa (14/11/2017).

Dalam forum tersebut selain mengupas berbagai persoalan tentang sanitasi sekolah juga diadakan ikrar dalam suatu deklarasi yang dinamakan Deklarasi Tanggerang. Dimana seluruh Kepala Daerah mendeklarasikan  kesadaran menyediakan sanitasi yang bersih dan sehat di sekolah secara berkelanjutan. 

"Karena semua sekolah harus memiliki akses pada air yang aman, sarana jamban sekolah yang terpisah, terpelihara dengan baik dan berfungsi, serta fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan tersedia sabun," ujar Rendra yang menjadi narasumber bersama Bupati Tanggerang, Serang, dan wakil Walikota Samarinda.

Dalam deklarasi Tanggerang, para kepala daerah bersama-sama untuk mensukeskan Universal Acces 2019 dan SDGs 2030 mengenai sanitasi sekolah.

Deklarasi Tangerang Sanitasi Sekolah Untuk Semua Anak Indonesia
Deklarasi Tangerang Sanitasi Sekolah Untuk Semua Anak Indonesia (Wahyu H for MalangTIMES)

Deklarasi ini merupakan komitmen untuk  mendorong terpenuhinya hak anak untuk mendapatkan akses air sanitasi dan kebersihan yang aman dan layak di sekolah. Mendorong terlaksananya program sanitasi sekolah yang komprehensif yang terdiri dari penyediaan sarana pembiasaan hidup bersih dan sehat atau PHBS serta pengelolaan sanitasi di sekolah yang berkelanjutan.

"Point ketiga mengajak peran serta masyarakat, dunia usaha dan para mitra pembangunan pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sanitasi sekolah," ujar Rendra.

Tiga point deklarasi tanggerang tersebut, telah dilakukan di Kabupaten Malang. Walaupun tentunya masih ada beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti di tahun depannya. Terutama mengenai pemerataan sanitasi sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

Selain hal tersebut skala prioritas program nasional atas hal tersebut juga merupakan bagian dari program Pemkab Malang selama ini. Dimana secara kolaboratif persoalan ini ditangani beberapa OPD terkait di Kabupaten Malang.

"Ini yang menjadikan kita juga menjadi daerah percontohan dalam persoalan tersebut," pungkas Rendra yang juga didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Wahyu Hidayat.

Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top