Diduga Korsleting Listrik, Gudang Produksi Cock Singosari Ludes Terbakar

Kondisi saat si jago merah melahap CV Unggul Aumireta Gedung Shuttle Cock, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/11/2017) malam. (foto : Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Kondisi saat si jago merah melahap CV Unggul Aumireta Gedung Shuttle Cock, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/11/2017) malam. (foto : Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMESWarga Kelurahan Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang digegerkan peristiwa kebakaran gudang produksi shuttle cock, Senin (13/11/2017) malam.

Kebakaran tersebut terjadi diduga akibat korsleting listrik yang mengakibatkan gedung milik CV Unggul Aumireta ini ludes terbakar.

Kasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran (PPBK) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Nurul Kusnaeni mengatakan peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. 

Kondisi saat si jago merah melahap CV Unggul Aumireta Gedung Shuttle Cock, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/11/2017) malam. (foto : Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang for MalangTIMES)

"Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik sehingga muncul percikan api yang menjalar ke dalam gudang. Api lalu berkobar membakar isi gudang tersebut," kata Nurul.

Nurul saat itu langsung ke lokasi setelah mendapat informasi dari kedua Satpam CV Unggul Aumireta yaitu Sudarno dan Bayu. Mereka mengabarkan bahwa kebakaran mulai terlihat saat mereka hendak mengunci pintu gudang produksi. 

Kedua orang tersebut melihat ada kepulan asap dari oven produksi yang berfungsi untuk mengeringkan cock yang sudah jadi.

"Setelah melihat api yang membesar itu pihaknya melapor ke Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang. Kami pun segera mendatangi lokasi dengan mobil pemadam kebakaran bersama tim," jelasnya.

Nurul Kusnaeni menjelaskan mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi ada enam unit di antaranya 3 unit kendaraan pemadam kebakaran Kabupaten Malang, 1 unit Damkar Kota Malang, 1 unit Damkar Kota Batu, dan 1 unit Damkar PT Bentoel Group. 

"Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekitar pukul 03.00. Lalu, petugas melaksanakan pendinginan karena asap masih mengepul. Tepatnya pukul 04.00 WIB pendinginan dan pembasahan lokasi selesai," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, pemilik gedung mengalami kerugian miliaran rupiah. Sebab sebagian gedung rusak, dinding tembok bagian kanan gedung produksi roboh, mesin oven cock serta atap gedung ludes terbakar. 

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top