Tahun Depan, Kementerian Sosial Tambah 31 Ribu Bantuan Sosial untuk Warga Kabupaten Malang

Staf Khusus Mensos, Mas
Staf Khusus Mensos, Mas'ud Said memberikan pemaparan dalam penyaluran bantuan sosial PKH di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kementerian Sosial Republik Indonesia, melalui Staf Khusus Menteri Sosial, M. Mas'ud Said menyampaikan tahun 2018 mendatang akan menambah jumlah bantuan sosial sekitar 31 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan Mas'ud Said usai meninjau Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) oleh Kementerian Sosial RI di Pendopo Pujisari, Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/11/2017).

"Tahun depan Kemensos akan menambah kuota penerima bantuan ini di Wilayah Kabupaten Malang sekitar 31 ribu KPM. Tahun ini yang menerima ada 54.640 KPM," kata Mas'ud kepada MalangTIMES usai acara tersebut.

"Jadi tahun depan total penerima bantuan sosial sekitar 85 ribu KPM di Kabupaten Malang," jelasnya.

Menurut Mas'ud, peningkatan kuota penerima bantuan sosial di Kabupaten Malang itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Sosial (Mensos) yang bertekad untuk fokus  mengentaskan kemiskinan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Malang.

Peningkatan jumlah bantuan itu, lanjut Mas'ud, menunjukkan pemerintah serius dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

"Kami mendapat dukungan dari Kementerian Keuangan yang menilai bahwa bantuan PKH sangat efektif dibandingkan bantuan sosial lainnya," terangnya.

Menurut Mas'ud program bantuan PKH ini mendapat apresiasi dari bank dunia karena programnya cukup signifikan mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.

Lebih lanjut Mas'ud mengungkapkan secara nasional bantuan PKH ini penerimannya semakin bertambah mulai tahun 2014 sebanyak 2.700 PKM. Tahun 2017 ini meningkat menjadi 6 juta PKM.

"Tahun depan kami targetkan mampu menyerap sebanyak 10 juta bantuan sosial tersalurkan kepada KPM di Indonesia dengan anggaran Rp 22 triliun," pungkasnya. Khusus wilayah Jatim tahun ini anggaran yang keluar untuk bantuan sosial sebesar Rp 6,1 triliun.

Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top