FISIP UB akan Kawal Jenazah Mahasiswinya yang Jadi Korban Longsor Joyogrand Hingga ke Rumah Duka

Dinna Oktaviani menjadi salah satu korban longsor di Perumahan Joyo Grand Malang, Minggu (12/11/2017) sore. (facebook)
Dinna Oktaviani menjadi salah satu korban longsor di Perumahan Joyo Grand Malang, Minggu (12/11/2017) sore. (facebook)

MALANGTIMES - Ketua Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya (UB), Cleoputri Al Yusainy S.Psi M.Psi Ph.D membenarkan mahasiswinya yang bernama Dinna Oktaviani menjadi salah satu korban longsor di Perumahan Joyo Grand Malang, Minggu (12/11/2017) sore.

Cleo mengatakan pihaknya tengah menunggu hasil visum di kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar. Hingga berita ini diturunkan, Dekan FISIP Prof Unti Ludigdo didampingi segenap jajaran dekanat beserta ketua jurusan masih terus menunggu hasil visum.

"Ya, benar Dinna adalah mahasiswa kami (Jurusan Psikologi) angkatan 2015," jelas Cleo saat dihubungi MalangTIMES, Minggu (12/11/2017) malam.

Surat keterangan dari rumah sakit tentang identitas korban (Foto : Istimewa)
Surat keterangan dari rumah sakit tentang identitas korban (Foto : Istimewa)

Cleo menjelaskan pihak dekanat FISIP akan terus mengawal jenazah hingga dipulangkan ke rumah duka di Pekalongan. Pihak kampus juga akan memberikan bantuan kepada keluarga korban baik bantuan psikologis dan finansial.

Saat ditanya soal kronologi kejadian, Cleo mengaku tidak tahu secara detail. Sebab, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait tentang kejadian longsornya tanah di kwasan perumahan Joyogrand Inside tersebut.

"Dari informasi yang kami dapat Dinna sedang istirahat di kamarnya, pas hujan deras kemudian terjadilah longsor. Kejadiannya begitu cepat sehingga mengakibatkan Dinna menjadi korban. Dinna meninggal sekitar pukul 16.00 WIB," imbuhnya.

Sementara itu Dekan FISIP UB Unti Ludigdo mengatakan, pihaknya akan terus mengawal setiap kebutuhan jenazah hingga dipulangkan.

Pihak Dekanat FISIP juga tengah berupaya berkomunikasi dengan pihak pengembang untuk proses penyelesaian kejadian tersebut.

"Saat ini kami masih berupaya berkomunikasi dengan pengembang untuk penyelesaian. Karena mereka juga bersedia untuk bertanggung jawab atas bencana ini sambil kita tunggu hasil visum untuk kemudian jenazah dipulangkan,"ucap Unti.

Dinna Oktaviani, merupakan salah satu korban jiwa dalam bencana tanah longsor yang terjadi dinkawasan perumahan Joyo Grand Inside.

Gadis 20 tahun ini menyewa sebuah rumah bersama beberapa rekannya selama studi di Jurusan Psikologi Universitas Brawijaya.

Usai di visum, rencananya Dekan FISIP UB, Ketua Jurusan Psikologi UB, perwakilan dosen dan beberapa rekan mahasiswa di himpunan akan turut serta dalam kepulangan jenazah ke Pekalongan.

Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top