Mengobati Rindu pada Festival Malang Tempo Doeloe (8)

Hadiri Malang Tempo Doeloe, Ini Beda Style Wali Kota dan Menteri Pendidikan

Gaya Walikota Malang HM Anton (kiri)  dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy (kanan) saat menghadiri Festival Malang Tempo Doeloe (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Gaya Walikota Malang HM Anton (kiri) dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy (kanan) saat menghadiri Festival Malang Tempo Doeloe (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sesuai namanya. Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) mencoba menghadirkan nuansa Malang di masa lalu. Lewat pertunjukan musik, budaya, juga sajian kuliner lawas, memoar Malang di masa lampau seolah kembali tersaji lewat MTD. 

Tak cukup itu. Seperti sebuah peraturan baku, peserta dan pengunjung berpakaian Malang zaman dahulu. Nah, bagaimana bila para pejabat publik berkunjung ke Malang Tempo Doeloe? Apa yang mereka kenakan?

Di antara pejabat yang hadir di Malang Tempo Doeloe, tampak Wali Kota Malang HM. Anton dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy. Keduanya kompak mengenakan style busana bergaya masyarakat tempo dulu. Apa yang dikenakan masing-masing pejabat ini? 

Abah Anton memilih pakaian model safari. Ciri khas pakaian model ini ialah dua saku yang ada pada sisi kiri dan kanan busana. Wali kota memakai setelan busana safari warna cokelat muda. 


Wali Kota Malang HM. Anton serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy saat berfoto bersama di sela-sela menghadiri Festival Malang Tempo Doeloe. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)


Style pakaian di era kolonial Belanda ini ditambahkan Anton dengan aksesori berupa topi. Bentuk topi ini bundar khas yang dipakai oleh masyarakat Malang di masa penjajahan Belanda. Yang menarik, Anton menambahkan aksesori lain berupa kacamata. 

Kacamata lensa kuning itu merupakan salah satu model kacamata keluaran label Rayban yang terkenal. Seri ini kerap disebut sebagai Rayban Aviator. Selain warna kuning, ada beragam pilihan lensa kacamata, yakni merah dan biru. Anton sempat menambahkan busana ala militer yakni sejenis parka dengan motif hijau khas militer.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy memilih mengenakan busana Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Ia mengaku sengaja mengenakan busana ini guna mengingatkan semangat juang pahlawan yang gugur di kawasan Jalan Pahlawan TRIP. 

"Pakaian yang saya pakai ini adalah seragam tentara TRIP. Ya beginilah dulu seragam para pelajar ketika mereka berjuang membela Malang dan negara ini dulu," ucap Muhadjir. 

Busana yang dikenakan Muhadjir itu ialah paduan atasan berupa kemeja safari. Sama dengan yang dipakai Anton. Tetapi warna kemeja Muhadjir lebih gelap. Saat memakai seragam TRIP ini, Muhadjir melipat lengan kemeja hingga model 3/4.

Untuk bawahan atau celana, sang menteri memakai celana bahan kain dengan warna biru. Untuk aksesori, baik Anton dan Muhadjir sama-sama mengenakan topi. Bedanya topi yang dipakai Muhadjir terbuat dari jerami. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top