Mengobati Rindu pada Festival Malang Tempo Doeloe (3)

Yang Boleh Masuk Hanya Pengunjung Berbusana Tempo Dulu

Suasana di area Malang Tempo Doeloe (MTD) kawasanSimpang Balapan Kota Malang yang mulai dipadati pendaftar. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Suasana di area Malang Tempo Doeloe (MTD) kawasanSimpang Balapan Kota Malang yang mulai dipadati pendaftar. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

Mengobati Rindu pada Festival Malang Tempo Doeloe (3)

MALANGTIMES - Selain menyuguhkan wajah Malang kembali ke masa lampau, Malang Tempo Doeloe (MTD) tahun ini menerapkan aturan ketat dalam berbusana.

Bagi pengunjung, tidak ada lagi kelonggaran. Tahun ini, pengunjung diwajibkan berpakaian layaknya masyarakat Malang di masa lampau. 

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Kota Malang Achmad Supriadi menjelaskan, aturan ini diberlakukan guna mengembalikan ruh MTD. "Yang beda tahun ini adalah busana. Kami perhatikan betul-betul dan nggak ada lagi yang bisa masuk kalau nggak pakai busana tema masa lalu," ungkapnya kala ditemui MalangTIMES, Jumat (10/11/2017).

Selain itu, aturan ini diberlakukan guna membatasi jumlah pengunjung MTD. Sebab, pelaksanaan MTD pada Minggu 12 November bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) yang rutin digelar di kawasan Jalan Ijen. "Kita tahun ini memang pusatkan acara hanya pada satu hari saja, yakni Minggu. Dari pagi sampai malam, mulai pukul 07.00-24.00 WIB," imbuh pria yang akrab disapa Supri ini. 

Soal aturan busana lawas ini, pengagas Malang Tempo Doeloe (MTD) Dwi Cahyono menjelaskan bahwa yang dimaksudkan pakaian tempo dulu tidak harus setelan kebaya dan jarik. Pakaian tempo dulu adalah tren mode yang berkembang pada tahun 1960-an. 

"Jadi, nggak harus pakai kebaya atau pakai kain jarik saja pakaian tempo dulu itu. Misal dia guru, kan identik dengan pakaian safari. Nggak harus pakaian tempo dulu itu seperti itu. Tetapi, pakaian yang jadi tren mode waktu tahun 1960 atau tahun 1970 itu juga pakaian tempo dulu," terang Dwi. 

Aturan pakaian yang diterapkan pada penyelenggaraan MTD tahun ini mulai diberlakukan ketika pengunjung memasuki area MTD yang panjangnya sekitar satu kilometer. "Nanti dicek semua pakaian dibantu oleh tentara dari kodim agar kita benar-benar pastikan yang masuk dan mengunjungi Malang Tempo Doeloe ini pakai busana yang memang selayaknya masyarakat Malang di masa dahulu," tandas dia. 

 Simak ulasan menarik seputar Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) hanya di media partner festival akbar MTD, yaitu media online berjejaring terbesar di Indonesia, MalangTIMES. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top