Bupati Malang Rendra Kresna: Jadi Juara Penting Tapi Jadi Role Model Bagi Masyarakat Juga Penting

Bupati Malang Rendra Kresna saat membuka acara pelepasan atlet POR SD/MI ke Lumajang di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Jumat (10/11). (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Bupati Malang Rendra Kresna saat membuka acara pelepasan atlet POR SD/MI ke Lumajang di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Jumat (10/11). (Foto: Nana/ MalangTIMES)

Pelepasan atlet SD/MI Kabupaten Malang yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga (POR) Lumajang oleh Bupati Malang di Pendopo Kabupaten Malang Kepanjen, Jumat (10/11) diisi dengan beberapa wejangan kepada 135 peserta.

Wejangan yang disampaikan langsung oleh Bupati Malang ini sebagai bentuk motivasi bagi para atlet untuk kembali menorehkan prestasi di ajang POR Jawa Timur (Jatim). Selain itu juga sebagai dorongan agar para atlet bisa menjadi role model atau contoh nyata bagi lingkungan masyarakat sekitarnya.

"Olahraga untuk mendapatkan prestasi itu keharusan seluruh atlet. Menjadi juara menjadi kewajiban. Tapi jadi contoh bagi masyarakat dalam soal semangat, prestasi, sportivitas juga penting untuk terus dikembangkan," kata Dr H Rendra Kresna dalam pembukaan pelepasan Atlit ke Lumajang, Jumat (10/11) di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen.

Wejangan tersebut yang selama ini jarang tersentuh dan dijadikan bara tersendiri bagi atlet yang berlaga selama ini. Menjadi contoh dan akhirnya ditiru oleh masyarakat dalam berbagai segi nilai yang diusung dalam olahraga.

Bupati Malang Rendra Kresna menguji pengetahuan tentang pariwisata Kabupaten Malang kepada salah satu atlit Selam yang akan berangkat berlaga di POR Jatim, Lumajang (Nana)
Bupati Malang Rendra Kresna menguji pengetahuan tentang pariwisata Kabupaten Malang kepada salah satu atlit Selam yang akan berangkat berlaga di POR Jatim, Lumajang (Nana)

"Padahal dengan menyeimbangkan hal ini, dampaknya akan dahsyat bagi masyarakat. Gerakan olahraga akan semakin masif dan ujungnya kesehatan akan meningkat," ujar Rendra. Bupati Malang ini juga menegaskan bahwa dengan menyebarkan semangat olahraga, atlet sendiri akan mendapat faedahnya. "Ini bentuk dari ibadah juga. Amalannya akan terus mengalir pada atlet sendiri," imbuhnya.

Kepada 135 peserta POR Jatim yang akan berlaga dari tanggal 12-18 November 2017 di Lumajang, Rendra juga berpesan untuk menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya sportivitas inilah yang akan menjadikan atlet Kabupaten Malang berjaya dan dikenal namanya. "Maka pegang teguh sportivitas. Kita Arema yang memiliki budaya sportivitas sejak dulu dalam berbagai laga olahraga," tegasnya.

Di sela pembukaan acara tersebut, Rendra membuat suatu permainan yang melibatkan peserta. Yaitu berupa pertanyaan mengenai potensi alam dan pariwisata di Kabupaten Malang.

Salah satu atlet selam yang didapuk tampil ke depan bersama Bupati Malang dan ditanya mengenai enam gunung berapi yang ada di Malang, hanya bisa menjawab betul tiga nama gunung berapi tersebut. Meski hanya bisa menjawab sebagian, namun tetap saja tiga lembar ratusan ribu pun berpindah tangan dari Bupati Malang kepada salah satu atlet selam tersebut.

"Kenapa saya buat permainan ini, karena kalian juga duta Kabupaten Malang. Wajib tahu berbagai tempat wisata untuk disebarkan juga kepada pihak luar," pungkas Rendra.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top