Buku 40 Jurus BP2D Kota Malang Bisa Diunduh Gratis, Ini Bocorannya

Salah satu staf Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang menunjukkan buku 40 Jurus BP2D setelah acara launching. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Salah satu staf Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang menunjukkan buku 40 Jurus BP2D setelah acara launching. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah siang tadi (7/11/2017) Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang meluncurkan buku 40 Jurus BP2D, warga bisa juga membaca terobosan-terobosan terbaru yang terangkum dalam buku itu. Rencananya, versi PDF buku setebal 110 halaman bakal segera tersaji di website resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Buku digital itu bakal melengkapi versi cetak dan audio visual yang sudah ada. "Nanti akan diunggah di website BP2D dan Pemkot Malang agar dapat diunduh oleh masyarakat. Ini juga menjadi bentuk transparansi kinerja kami sebagai badan pemungut pajak daerah," ujar Sekretaris BP2D Kota Malang M. Thoriq usai acara launching buku di gedung arsip BP2D Kota Malang, kompleks perkantoran terpadu (block office) Pemkot Malang. 

Setidaknya ada sepuluh jurus baru yang digeber sepanjang 2017 ini. Di antaranya program Sunset Policy yang berlangsung sampai dua jilid yang dipaprkan di halaman 95. Program tersebut dirancang untuk penghapusan denda pajak bumi dan bangunan (PBB). Masyarakat yang menunggak pajak mendapat keringanan berupa penghappusan sanksi administrasi atas keterlambatan pembayaran PBB. 

Selain itu, ada pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) BP2D di lima kecamatan. Yakni Blimbing, Kedungkandang, Lowokwaru, Sukun, dan Klojen. Dengan hadirnya UPT, wajib pajak tidak harus datang ke perkantoran terpadu tapi cukup di kantor kecamatan terdekat. BP2D juga membuat Tim Saber Mafia Pajak untuk memberantas praktik kecurangan oknum makelar pajak daerah.

Saat ditanya soal jurus yang paling ampuh, Thoriq menguraikan bahwa seluruh jurus dikerahkan dengan komposisi seimbang. Artinya, jurus yang satu menunjang jurus yang lain. Bukan hanya ditujukan kepada masyarakat atau pihak-pihak eksternal lembaga eks Dispenda ini, melainkan juga serangkaian penguatan internal seluruh petugas pajak. "Jurus-jurus ini dikombinasi antara push (penekanan) ke dalam (lembaga BP2D) dan ke masyarakat. Sosialisasi tanpa penindakan dan peningkatan kinerja tidak bisa. Tapi peningkatan kapasitas para petugas tanpa peningkatan kesadaran masyarakat juga tidak bisa," tegasnya.

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto menambahkan, lewat buku dan video tersebut, pihaknya tidak hanya sekadar melaporkan secara transparan tentang berbagai kegiatan terobosan di bidang pelayanan perpajakan daerah kepada masyarakat, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang sistem perpajakan daerah. "Lebih dari itu, kami juga berharap bisa menginspirasi pemerintah daerah lain sekaligus sharing ilmu terkait inovasi-inovasi yang dapat diterapkan untuk menggenjot PAD dari sektor pajak," beber Ade yang juga dikenal sebagai musisi dan tokoh lintas komunitas itu. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top