Komunitas Suporter BIGREDS: Satu Gol Seribu Rupiah untuk Panti Asuhan

Ratusan supporter Liverpool FC memadati tempat nobar di setiap pertandingannya. (Foto: Instagram)
Ratusan supporter Liverpool FC memadati tempat nobar di setiap pertandingannya. (Foto: Instagram)

MALANGTIMES - Suporter bola yang hanya bersorak saat tim kesayangan mencetak gol atau menang agaknya sudah tidak zamannya lagi. Banyak kegiatan positif mulai gencar dilakukan kelompok-kelompok suporter untuk mengisi jeda dari pertandingan satu ke pertandingan yang lain.

Di Kota Malang ada kelompok suporter klub sepak bola Liga Inggris Liverpool FC. Mereka menamakan diri Bold Indonesian Group Reds (BIGREDS) Regional Malang. Tidak hanya nonton bareng (nobar) sebagai kegiatan rutin mereka sesuai dengan jadwal laga Liverpool. Komunitas yang dikomandani Rangga Bramantara ini juga memiliki banyak kegiatan menarik lainnya.

Sebagai bentuk dukungan, para supporter kerap menyanyikan lagu-lagu dukungan bagi pemain dengan chants. (Foto: Instagram Bigreds Malang)Sebagai bentuk dukungan, para supporter kerap menyanyikan lagu-lagu dukungan bagi pemain dengan chants. (Foto: Instagram Bigreds Malang)

Setiap minggu di Rabu malam, suporter The Reds -julukan Liverpool- ini mengadakan fun futsal. Selain untuk mengasah skill dalam bermain bola, kegiatan semacam ini juga efektif untuk menjalin keakraban antarsuporter. Sebab, bagi Liverpudlian, nilai kebersamaan dan kekeluargaan adalah segalanya.

Wakil Koordinator Wilayah (Wakorwil) BIGREDS Regional Malang Dony Agustiyanto saat ditemui MalangTIMES usai nobar mengatakan, selain futsal, ada juga kegiatan menarik lain yang bisa diikuti member atau non-member BIGREDS di Kota Malang. Yakni kelas menggambar.

Eits, jangan salah sangka. Kelas menggambar yang dimaksud tidak seperti kelas menggambar anak SD ya. Tapi menggambar 'flag' dengan jargon-jargon kebanggaan atau pemain kesayangan. "Biasanya kami juga gambar sendiri bendera-bendera. Sampai sekarang sudah ada puluhan bendera suporter karya nawak-nawak BIGREDS Malang," ujar Donny.

Kelas menggambar bendera dukungan untuk tim kesayangan. (Foto: Instagram Bigreds Malang)Kelas menggambar bendera dukungan untuk tim kesayangan. (Foto: Instagram Bigreds Malang)

Flag terbesar yang pernah dibuat oleh personel BIGREDS Malang pernah dibentangkan saat Liverpool bertandang ke Indonesia tahun 2013 lalu di Stadion Gelora Bung Karno. Ukurannya belasan meter. Flag tersebut bertuliskan Umak Kadit Uklam Dewean atau You'll Never Walk Alone jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sesuai dengan jargon klub yang pernah merajai Inggris dan Eropa pada dekade 1980-1990-an itu.

Tidak hanya itu. Jiwa kemanusiaan para suporter ini pun tersalurkan dengan cara yang unik. Yakni dengan one goal one thousand atau mereka kerap menyebutnya dengan OGOT. "Jadi, setiap pemain Liverpool ngegolin, kami yang nobar nyumbang minimal seribu rupiah. Jadi semakin banyak Liverpool ngegolin, kami semakin banyak beramal," ungkap pria asli Malang ini.

Segenap pengurus Bigreds Malang berfoto bersama anak-anak yatim piatu yang hadir dalam bakti sosial penyaluran OGOT. (Foto: Instagram Bigreds Malang)

Hasil OGOT akan ditampung dan diakumulasi untuk selanjutnya di akhir musim pertandingan atau saat BIGREDS Malang merayakan anniversary-nya disumbangkan ke panti asuhan binaan. Hingga hari ini BIGREDS Malang telah memiliki ratusan member, baik laki-laki maupun perempuan. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top