Hina Institusi TNI, Berakhir Nikmati Dinginnya Penjara

Foto pelaku yang menunjukkan permintaan maafnya. (ist)
Foto pelaku yang menunjukkan permintaan maafnya. (ist)

MALANGTIMES - Pemuda warga Bandulan Gang 1F RT 13/RW 14 Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, bernama Andre Jayadi (20) harus menikmati dinginnya ruangan penjara Polres Malang Kota. Itu semua akibat aksinya menghina institusi TNI.

Andre merupakan alumni salah satu SMKN di Kota Malang. Video yang terlihat menunjukkan Andre ketakutan saat dijemput anggota TNI sempat viral di media sosial maupun grup Whats App.

Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin mengungkapkan memang Andre dijemput TNI. Pelaku saat itu diamankan oleh anggota Batalyon 502.

"Yang bersangkutan diamankan di kantor koramil pada Kamis (12/10/2017). Setelah koordinasi, yang bersangkutan langsung dibawa ke Polres Malang Kota untuk diusut lebih lanjut," ujarnya.

Andre dijemput TNI akibat komentarnya dalam media sosial yang dinilai menghina institusi TNI yang akhirnya menjadi viral. "Saat itu pada komentarnya di akun instagram, pelaku menuliskan TNI gak guna jagain Indonesia, juga nggak perang. Buat apa ada TNI," ungkap dandim.

Setelah memposting status tersebut, tak berselang lama Andre memang memposting permintaan maaf yang menyatakan sangat menyesali perbuatannya tersebut.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh personel institusi TNI atas kata-kata saya. Saya menyesali perbuatan saya tersebut dan tidak akan mengulanginya lagi,” tulisnya dalam sebuah kertas yang ia bawa dalam postingan.

"Kami menyerahkan semuanya ke Polres Malang Kota untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku," pungkas dandim. (*)

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top