Revolusi Dalam Tubuh Dinas Penanaman Modal Kabupaten Malang (5)

Prioritas Potensi Investasi Sektor Pariwisata, DPM PTSP Kabupaten Malang Siap Jualan di Forum Investasi Regional

Bromo Tengger Semeru (BTS) sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata nasional yang akan dipromosikan Dinas PM PTSP Kabupaten Malang di RIF Padang, Sumbar, tanggal 15-17 Oktober 2017. (Istimewa)
Bromo Tengger Semeru (BTS) sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata nasional yang akan dipromosikan Dinas PM PTSP Kabupaten Malang di RIF Padang, Sumbar, tanggal 15-17 Oktober 2017. (Istimewa)

MALANGTIMES - Kabupaten Malang sebagai primadona investasi di Jawa Timur dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan kepada investor dalam maupun luar negeri, dalam beberapa hari lagi, akan diperkenalkan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Salah satunya potensipariwisata.

Tugas mempromosikan dan menjual potensi pariwisata Kabupaten Malang berada di tangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Malang dalam rangkaian acara Regional Investment Forum (RIF). Kegiatan ini merupakan forum yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bagi para investor asing maupun dalam negeri untuk mengetahui dan menanamkan dananya berinvestasi di bidang-bidang yang memiliki oportunis tinggi, khususnya di bidang pariwisata.

"RIF tahun ini yang rencana akan dilaksanakan tanggal 15-17 Oktober memang difokuskan pada pariwisata. Khususnya peluang investasi dari 10 destinasi wisata unggulan di Indonesia yang ditargetkan dapat menjadi 'Bali Baru'," terang Mursyidah, kepala Dinas PM PTSP Kabupaten Malang, Jumat (13/10).

Kabupaten Malang terpilih menjadi peserta RIF di Padang nanti dikarenakan adanya salah satu destinasi wisata unggulan nasional, yaitu Bromo Tengger Semeru (BTS). Selain hal tersebut, karena berbagai destinasi pariwisata Kabupaten Malang setiap tahunnya semakin berkilau dan dikenal luas.

"Dengan hal itu, tentunya selain nanti kita fokuskan menjual BTS, juga destinasi wisata lainnya sebagai potensi unggulan investasi yang ada di sini," ujar Mursyidah.

Pantai Balekambang Kabupaten Malang yang jadi titik prioritas investasi yang akan di promosikan kembali dalam RIF Padang, Sumbar. (Istimewa)Pantai Balekambang Kabupaten Malang yang jadi titik prioritas investasi yang akan di promosikan kembali dalam RIF Padang, Sumbar. (Istimewa)

Beberapa potensi pariwisata yang nanti akan dipromosikan DPM PTSP Kabupaten Malang adalah tujuh kawasan wisata di pantai selatan. Yaitu Pantai Ngliyep, Balekambang, Goa Cina, Nganteb, Lenggoksono, Modangan, dan Ungapan. Titik prioritas di Pantai Ngliyep dan Balekambang. "Dua wilayah pantai ini sudah merupakan milik pemerintah daerah dan dikelola sendiri melalui PD Jasa yasa. Sedangkan lima  pantai lainnya masih dibawah penguasaan Perhutani," kata Mursyidah.

Selain kawasan pantai selatan, DPM PTSP Kabupaten Malang juga akan menjual keunggulan potensi investasi lainnya. Sebut saja kawasan agropolitan  Ponco Wismo Jatu (Poncokusumo, Wajak, Pakis, Bromo, Jabung, Tumpang) yang sejak 2016 telah diluncurkan oleh Bupati Malang Dr H Rendra Kresna.

Ponco Wismo Jatu yang akan dipromosikan ini selain menguatkan wisata BTS sebagai jalur masuknya juga kondisi di kawasan tersebut sudah terbentuk sedemikian rupa. "Ponco Wismo Jatu ini kan sudah hampir 11 tahun dirintis. Kini telah berjalan sebagai kawasan agropolitan dan agroekowisata. Potensinya luar biasa," ucap Mursyidah.

Beberapa prioritas potensi investasi di bidang pariwisata yang teruji cukup cepat menumbuhkan perputaran pertumbuhan ekonomi masyarakat inilah yang nantinya diharapkan menjadi alat percepatan dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Malang.

Mursyidah optimistis bahwa berbagai potensi pariwisata yang akan dibawanya ke RIF akan sangat mengundang para investor. "Berbagai kemudahan dan keamanan investasi di sini terjamin. Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata juga terus dibangun seperti jalan tol atau JLS," pungkasnya. ‎(*)

Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top