KPU Kabupaten Malang Ingatkan Parpol Tingkatkan Komunikasi

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko (berpeci hitam) saat membuka acara penerimaan berkas dari Partai Golkar dan menyisipkan harapannya atas adanya intensifikasi komunikasi parpol dengan pihaknya, Jumat (13/10). (Nana)
Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko (berpeci hitam) saat membuka acara penerimaan berkas dari Partai Golkar dan menyisipkan harapannya atas adanya intensifikasi komunikasi parpol dengan pihaknya, Jumat (13/10). (Nana)

MALANGTIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang kembali mengimbau partai politik untuk mengintensifkan komunikasi dengan KPU. Pasalnya, dalam berbagai verifikasi administrasi yang dilakukan terhadap parpol sejak tanggal 3-13 Oktober 2017, dua parpol kurang lengkap berkasnya. Sedangkan tiga  parpol telah lengkap dan lolos verifikasi KPUD.

Selain hal tersebut, KPUD juga menyampaikan bahwa tahapan kegiatan pemilu masih banyak yang belum terlaksana. "Karena hal tersebut kita berharap agar parpol lebih mengintensifkan komunikasi dengan kami. Apalagi banyak hal baru dari aturan saat ini," kata Santoko, ketua KPU Kabupaten Malang, Jumat (13/10) di ruang kerjanya.

Santoko juga menyampaikan, pola komunikasi mengenai tahapan pemilu tidak wajib dilakukan oleh pengurus DPD atau DPC parpol saja. Tapi bisa juga dilakukan oleh liaison officer (LO).

LO parpol inilah yang difungsikan dalam proses komunikasi dengan KPUD. Sehingga berbagai informasi maupun hal lainnya bisa terjembatani dan bisa dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Imbauan intensif komunikasi antara parpol dan KPUD, misalnya dalam proses pemberkasan prasyarat verifikasi pendaftaran, akan berlangsung cepat dan tidak perlu dilakukan pembenahan kelengkapan dikarenakan adanya kekuranglengkapan yang disebabkan kurang pahamnya parpol. Komunikasi dua arah ini pun bertujuan agar tidak terjadi salah penafsiran tentang tugas KPUD.

Adanya asumsi KPUD membuka pendaftaran, menurut Santoko, tidak benar. "Yang membuka pendaftaran KPU RI. Kami diwajibkan untuk menerima dan memverifikasi berkas parpol saja sesuai dengan aturan yang ada,"ujar Santoko saat menerima Partai Berkarya yang menyerahkan berkas persyaratan.

Untuk tahapan kerja KPUD pada masa pendaftaran parpol, lanjut Santoko, adalah menerima salinan KTA anggota partai politik dan salinan KTP elektronik atau surat keterangan (suket). 

Lantas menerima daftar nama dan alamat anggota parpol yang disampaikan dan menggunakan formulir Lampiran 2 model F2-parpol. "Setelah itu, kami teliti kelengkapan berkas tersebut yang terdapat dalam SIPOL serta memberikan tanda terima penyerahan dokumen," ulas Santoko. 

Apabila terdapat kekurangan dokumen hardcopy yang telah diserahkan, KPU Kabupaten Malang mengembalikan dokumen pemenuhan persyaratan keanggotaan dan meminta parpol untuk melengkapi dan menyampaikan kembali sampai dengan batas waktu akhir waktu penyerahan salinan. "Ini baru tahap pendaftaran. Masih banyak tahap lain yang memerlukan komunikasi intensif dari parpol dengan kami," pungkas Santoko. (*)

Pewarta : Dede Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top