Serahkan Dokumen Keanggotaan Parpol, Golkar Beda Pemahaman dengan KPU

Partai Golkar saat melakukan pendaftaran di KPU Kota Malang(Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Partai Golkar saat melakukan pendaftaran di KPU Kota Malang(Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES- Hari ini Partai Golkar datang ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Malang untuk menyerahkan dokumen keanggotaan di KPU. Di sela penyerahan ini, ternyata partai berlogo beringin ini mengaku tidak paham dengan aturan dalam syarat penyerahan dokumen. 

Dalam aturan, pihak KPU berpedoman pada Surat Edaran (SE) nomor 580 yang baru terbit dari KPU Pusat tadi malam (12/10/2017), dimana dalam poinnya tetap mengacu bahwa dokumen data keanggotan partai yang diserahkan kepada pihak KPU harus sesuai dengan data jumlah keanggotaan partai pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Sebelum pada akhirnya nanti, sesudah deadline waktu pendaftaran usai pada tanggal 16 Oktober 2017, maka data dokumen jumlah anggota partai bisa diterima meskipun tidak sesuai Sipol, asalkan dengan syarat data tersebut berjumlah seperseribu data anggota partai.

Sementara itu Partai Golkar Kota Malang, menerima pemahaman yang berbeda dari informasi yang diterima oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Golkar Kota Malang memahami bahwa selama jumlah data anggota partai seperseribu, maka dokumen tersebut sudah bisa diterima.

"Nah pemahaman kami dari DPP berbeda, bilamana jumlah dokumen keanggotaan sudah melebihi seperseribu, maka anggapan kami sudah bisa diterima, dan ini sesuai instruksi dari DPP," ungkap Edy Jarwoko, Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang saat berada di KPU, Kamis (13/10/2017).

"Maka dari itu, seharusnya ada kebijakan dari para komisioner KPU. Terbitnya SE tersebut harusnya memudahkan Sipol, namun dalam pemahaman kami tetap seperseribu data ini diterima, dalam pelengkapan data berjalan setelahnya," imbuhnya.

Sementara itu, pihak KPU Kota Malang mengungkapkan, pihaknya tetap berpatokan pada SE yang telah keluar. Data jumlah anggota yang akan diserahkan harus sesuai dengan Sipol KPU. 

"Jika memang tidak sesuai, maka nantinya akan dikembalikan lagi ke partai untuk melengkapi kekurangan, meskipun nantinya jika pendaftaran usai pada tanggal 16, maka data yang ada tetap diterima asalkan se-perseribu," pungkasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top