Unik, Pejabat Pemkot Malang Senam Maumere Enam Arah

Para kepala organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Malang tengah menyanyi dan senam Maumere enam arah di Balai Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)
Para kepala organisasi perangkat daerah Pemerintah Kota Malang tengah menyanyi dan senam Maumere enam arah di Balai Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ada-ada saja kreativitas para kepala organisasi daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Mereka menggubah lirik lagu Gemu Famire atau yang booming disebut senam Maumere. 

Jika selama ini senam tersebut dikenal dengan liriknya untuk melangkah ke sisi kiri dan kanan, beberapa kepala dinas menjadikannya enam arah. Yakni ke kiri, ke kanan, ke depan, dan ke belakang ditambah lagi ke atas dan ke bawah. Bukan hanya dinyanyikan, tapi juga diperagakan. 

Ada lima kepala dinas Pemkot Malang yang kompak memeragakan senam itu. Yakni Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Asih Tri Rachmi Nuswantari, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Nuzul Nurcahyono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) J Hartono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Zulkifli Amrizal, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kusnadi.

Mereka menari bersama beberapa staf di sesi ramah tamah dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, siang ini (13/10/2017) di ruang sidang Balai Kota Malang. 

Saat lirik putar ke kiri dan kanan ditambah ke atas, para kepala dinas itu kompak mengangkat tangan. Begitu pula saat lirik diganti ke bawah, mereka merunduk hingga nyaris jongkok. Saat lirik diganti ke depan, mereka maju beberapa langkah hingga mendekati wali kota dan wakil wali kota yang tengah bersantap pagi. Begitu pula saat lirik lagu menyebut ke belakang, mereka mundur dalam langkah teratur.

"Ini tadi spontanitas, kan kalau senam yang biasa sudah mainstream. Ditambah ke depan, belakang, atas dan bawah biar menarik," ujar Kepala BPBD Kota Malang J Hartono.
Sementara Kadinkes Kota Malang Asih Tri Rachmi Nuswantari menambahkan, kegiatan senam telah menjadi agenda rutin seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang. "Setiap Jumat pagi seluruh ASN memang diwajibkan senam di kantor masing-masing," ujar Asih. 

Tujuan wajib senam itu, lanjut Asih, untuk menjaga kebugaran aparat pemerintahan agar dapat sigap memberi pelayanan. Selain itu, juga untuk memancing semangat berolahraga masyarakat. Sebab selama ini banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk berolahraga secara rutin.

"Sebenarnya kami juga mengimbau kantor-kantor dan instansi di luar pemerintahan untuk mengagendakan senam secara rutin," tambahnya. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top