Perjuangan Hidup Mati Kampus Swasta di Malang (6)

Mahasiswa Universitas Widyagama Malang Naik 40 Persen, Baru Dua Fakultas Maju

Suasana belajar di kampus Universitas Widyagama Malang (UWG) kawasan Jalan Borobudur Kota Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Suasana belajar di kampus Universitas Widyagama Malang (UWG) kawasan Jalan Borobudur Kota Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Terletak di kawasan Jalan Borobudur, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, perguruan tinggi swasta Universitas Widyagama Malang (UWG) nyatanya mampu menggaet mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun 2017 ini, ada kenaikan jumlah mahasiswa hingga 40 persen. 

Meski tidak menyebut pasti berapa perbadingan total mahasiswa tahun lalu dan tahun ini, Kepala Humas Universitas Widyagama Malang Dr Ir Rita Hanafie MP menjelaskan bahwa kebanyakan  mahasiswa UWG berasal dari wilayah Timur seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Yang jelas tahun 2017 ini dibanding tahun lalu naik mahasiswa kita sampai angka 40 persen," kata Rita saat ditemui MALANGTIMES di gedung rektorat Universitas Widyagama Malang, Kamis (12/10/2017).

Peningkatan jumlah mahasiswa UWG, jelas Rita, tak lepas dari sosialisasi yang diadakan di sekolah-sekolah baik SMA maupun SMK. 

"Kami adakan dialog seperti itu kepada siswa-siswa SMA dan SMK. Dalam dialog itu selain pengenalan kampus UWG kita juga ada program beasiswa sebagai langkah menarik minat mahasiswa baru," imbuh wanita bergelar doktor dari Universitas Brawijaya itu. 

Rita menjelaskan ada beberapa jenis beasiswa yang ditawarkan UWG yakni beasiswa bebas SPP selama dua semester dan beasiswa unggul mulia. Untuk beasiswa bebas SPP selama dua semester diperuntukkan bagi mereka yang nilai rapor di atas angka 7.

"Kalau beasiswa unggul mulia itu hampir sama seperti bidik misi tetapi kita tidak menanggung biaya hidup. Jadi beasiswa unggul mulia dari UWG ini membiayai SPP dan DPP saja," imbuh Rita. 

Dua beasiswa yang ditawarkan untuk mahasiswa baru ini, menurut Rita efektif menarik hati banyak mahasiswa mendaftar di UWG. "Banyak adik-adik yang merasa sulit lanjut kuliah untuk itulah kita tawarkan dua beasiswa ini," tutur dia. 

Lebih lanjut, disinggung soal perkembangan kampus Rita menjelaskan saat ini UWG menggalakkan penulisan karya ilmiah baik mahasiswa maupun dosen. "Untuk dosen malah aktif kita pacu untuk menulis buku selain penelitian tentunya," ungkap wanita yang bekerja di UWG sejak 1996 ini. 

Untuk mahasiswa, Rita mengungkapkan diantara empat fakultas di UWG memang yang masih mengalami perkembangan dibanding lainnya ialah Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi. 

Kedua fakultas ini, jelasnya, memiliki motivasi tinggi guna peningkatan akademik. Fakultas Hukum UWG tiap Kamis malam mengadakan diskusi tentang berbagai permasalahan hukum di Indonesia. 

"Memang di antara empat fakultas, yakni ekonomi, hukum, pertanian, dan teknik, yang paling menonjol adalah fakultas hukum dan ekonomi," jelasnya. 

Ditanya terkait kesuksesan UWG mencetak alumni, Rita membeberkan ada beberapa nama yang kini menduduki posisi di pemerintahan. Di Kota Malang salah satu alumni UWG adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni.

"Ada beberapa. Kalau nggak salah juga di Mataram ada alumni kita yang jadi pejabat di sana. Tapi pastinya kami belum bisa beri nama karena data semua masih di P2K," tandas Rita. 

Pembahasan perkembangan kampus-kampus swasta dengan segala lika-liku perjuangan menggaet mahasiswa untuk studi di Malang akan berlanjut pada bagian selanjutnya. Simak ulasan menarik mengenai kampus-kampus swasta di Malang itu hanya di MALANGTIMES. (*)

Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top