Di Malang Ada Komunitas Pecinta Mode, Ini Kisahnya

Gathering komunitas penggerak mode Indonesian Fashion Chamber (IFC) Community Chapter Malang di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Jalan Langsep 2-4 Kota Malang. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Gathering komunitas penggerak mode Indonesian Fashion Chamber (IFC) Community Chapter Malang di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Jalan Langsep 2-4 Kota Malang. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Asosiasi desainer profesional dan pengusaha mode Indonesia, Indonesian Fashion Chamber (IFC), punya strategi mengajak masyarakat turut memajukan dunia mode di negeri ini. 

Mereka yang bergerak di bidang mode dikumpulkan di sebuah komunitas dengan nama IFC Community. Organisasi desainer profesional IFC ada di 12 kota di Indonesia. Salah satunya di wilayah Malang dengan nama IFC Chapter Malang. 

Minat warga Malang di bidang mode nyatanya cukup tinggi. Ada sekitar 35 orang yang resmi tergabung di IFC Community Chapter Malang. Rabu (11/10/2017) petang para pecinta mode ini berkumpul di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Malang Jalan Raya Langsep 2-4 Kota Malang. 

Ditemui MALANGTIMES, Ketua IFC Chapter Malang Agus Sunandar menjelaskan, komunitas IFC di Malang ternyata banyak punya skill merancang busana.  "Banyak juga yang punya latar belakang dan punya usaha di bidang mode. Dan ada juga yang masih belajar tata busana. Macem-macemlah. Intinya mereka yang bergerak di bidang mode bisa fotografer maupun pewarta di bidang mode," ucapnya, Rabu (11/10/2017).

Agus menambahkan, adanya IFC Community Chapter Malang dibuat dengan tujuan mendukung kegiatan para desainer IFC Chapter Malang. Selain itu, anggota komunitas juga berkesempatan belajar dunia mode di bawah bimbingan para desainer kondang yang tergabung dalam IFC.

"IFC Community ini kami harapkan bisa mendukung kegiatan kami. Misalnya anggota komunitas yang bisa buat aksesori, nanti produknya akan kita pakai saat ada fashion show desainer IFC Chapter Malang," imbuh pria yang juga dosen tata busana Universitas Negeri Malang (UM) ini. 

Syarat menjadi anggota IFC Community adalah mereka yang bergerak di bidang mode. Anggota komunitas berasal dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa tata busana, dosen tata busana, make-up artist, desainer pemula, fotografer, fashion reporter, pengrajin aksesori, hingga pengusaha konveksi. 

Lebih lanjut, akhir tahun ini anggota IFC Chapter Malang akan bertambah. "Sekitar tiga dan empat orang desainer baru akan gabung sama kita di keanggotaan IFC Chapter Malang," ungkap Agus. 

Saat ini, ada 14 anggota IFC Chapter Malang. Mereka adalah Agus Sunandar, Hermina Andreyani, Andy Sugix, Febby Augusta, Selvi Daniati, Rasya Shakira, Yeti Topiah, Kiki Mahendra, Belinda Ameliyah, Ella Adjanie, Nafil Apim, Silla Dawilah, Mirza Almerruna, dan Elma Faricha. 

Sementara itu, pada acara gathering IFC Community, juga hadir dua orang desainer pengurus IFC Nasional Board yakni Lia Mustafa dan Dwi Iskandar. Di depan puluhan anggota komunitas, Lia antusias mengajak mereka turut memajukan industri mode di Malang dan Indonesia. 

"Temen-temen di sini kami kumpulkan sebagai ungkapan terima kasih kita sudah bergabung di IFC Community. Adanya temen-temen bisa membantu para desainer IFC dan mungkin nanti kalian-kalian dengan ilmu desain kalian juga bisa jadi anggota IFC," kata Lia. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top