Turun di Dua Kelas, Pembalap Legendaris Momo Harmono Yakin Jadi Yang Terdepan

Momo Harmono bersama motornya saat di paddock Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Momo Harmono bersama motornya saat di paddock Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Usia yang sudah mernapaki 62 tahun bukang penghalang bagi pembalap legendaris Momo Harmono untuk tampil garang di Sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen. Pembalap gaek yang memiliki segudang prestasi saat masa jayanya dulu itu sangat yakin dirinya mampu berbicara banyak pada ajang Indonesian Supermoto Championship (ISC) 2017 yang berakhir hari ini. Momo turun di kelas enduro dan open veteran.

Memiliki segudang pengalaman dan prestasi pada ajang adu kebut di sirkuit membuat mental Haji Momo (sapaan akrab Momo Harmono) tetap mantap untuk mengejar status jawara. Padahal, dia harus turun di dua kelas.

Saat dijumpai MalangTimes, Haji Momo yang masih terlihat sangat bersemangat itu mengungkapkan keyakinannya mengangkat trofi di Malang. "Walau bermain di dua kelas (enduro dan veteran), insya Allah saya bisa tercepat karena melihat hasil atihan, waktunya (pesaing) cukup jauh dengan saya," ujar dia di paddock tim EX MX Jatim Majusubur AHRS Smart Jhoo Mo2.

Menurut pembalap yang mempunyai nomor motor 66 ini, Sirkuit Kanjuruhan cukup menantang untuk ditaklukkan, Sebab, lintasannya cukup banyak yang pendek dan membuat teknik pengereman harus benar-benar terjaga.

"Sirkuit Kanjuruhan ini treknya pendek-pendek. Jadi, memacu untuk tikungan cepat. Drag bike-nya juga harus tepat pada titik tertentu sehingga motor tidak sampai melayang," katanya. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top