Bupati Malang Rendra Kresna: Wisata Gunung Oke, Kini Waktunya Naikkan Wisata Pantai

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (tujuh dari kiri) setelah selesai acara rapat Badan Otorita Pariwisata BTS di Hotel Savana, Malang, Jumat (22/09) (for MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (tujuh dari kiri) setelah selesai acara rapat Badan Otorita Pariwisata BTS di Hotel Savana, Malang, Jumat (22/09) (for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kekayaan wisata alam di Kabupaten Malang tidak ada habisnya. Dari pegunungan yang kini ikonnya berada di Bromo Tengger Semeru (BTS) sampai pada wisata legenda seribu pantainya.

Sayangnya, dua wilayah wisata unggulan yang telah dikenal sampai mancanegara ini, wisata pantai masih belum masuk dalam daftar unggulan di tingkat nasional.

Padahal dengan potensi pantai, alam dan letak wisata laut yang bisa terbilang berderet secara lokasi yaitu di wilayah selatan, merupakan nilai lebih bagi dunia pariwisata Indonesia.

Kondisi inilah yang membuat Bupati Malang Dr H Rendra Kresna secara bertahap mulai kembali fokus kepada wilayah laut. Sebagai kekuatan wisata yang menyimpan potensi luar biasa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memantapkan program optimalisasi pariwisata sebagai bagian program besar Bupati Malang.

"Kita ramaikan lagi wisata pantai kita dengan berbagai kegiatan. Skala dan frekuensinya juga kita tingkatkan," kata Rendra Kresna Bupati Malang, Jumat (22/09) setelah acara Rapat Pembahasan Badan Otorita Pariwisata Bromo Tengger Semeru di Savana Hotel.

Ajakan Rendra Kresna untuk mengoptimalkan pariwisata pantai ini selain untuk lebih memasifkan potensinya ke seluruh daerah dalam negeri maupun mancanegara, juga dalam upaya meningkatkan berbagai potensi yang menjadi bagian dari pariwisata pantai.

Kuliner khas pantai, kesenian, olahraga, hasil kriya dan olahan sejenis serta berbagai potensitas yang tumbuh dan berkembang di wilayah pesisir Malang Selatan, akan terdongkrak. Bila lokus wisata pantainya juga semakin dikenal wisatawan dalam dan luar negeri.

Efek berantai yang ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan yang notabene terbilang masih tergolong pra sejahtera, akan berubah secara drastis.

"Tujuannya ke sana, selain tentu nantinya masyarakat yang sudah merasakan faedahnya akan lahir kesadaran untuk menjaga wisata pantainya secara sungguh-sungguh," ujar Rendra kepada MalangTIMES.

Melalui konsep tersebut, Pemerintahan Kabupaten Malang  secara serius dan kontinyu menggelar berbagai kegiatan dengan skala internasional, baik melalui sport-tourisme, pagelaran kebudayaan sampai pada berbagai lomba di berbagai wisata pantai. 

Bahkan, Rendra juga berharap nantinya akan ada acara yang secara kontinyu dilakukan di berbagai wisata pantai di Kabupaten Malang. Misal, dalam HUT Kabupaten Malang perayaannya dilakukan di wilayah wisata pantai dengan berbagai kegiatan yang lebih variatif dan berskala internasional.

"Kalau bisa dilaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut dengan waktu yang panjang, misal satu bulan. Diisi dengan kegiatan berskala internasional, saya yakin wisata pantai kita tidak kalah dengan daerah atau negara lain," terang Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) ini. 

Pewarta : Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top