Penyiar Radio Asal Malang Ini Bergelar Magister Pendidikan

Penyiar radio Kosmonita 95.4 FM Malang Arya Pramuditta Wardhana bergelar magister pendidikan. (foto: Istimewa)
Penyiar radio Kosmonita 95.4 FM Malang Arya Pramuditta Wardhana bergelar magister pendidikan. (foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Berkecimpung di dunia broadcasting tidak lantas membuat Arya Pramuditta Wardhana melupakan pendidikan. Di tengah kesibukannya sebagai penyiar radio, Arya mengambil studi magister. 

Pria yang mengambil pendidikan sarjana di Universitas Brawijaya (UB) itu mengaku keputusan melanjutkan studi karena nasihat sang ayah. "Ayah yang mendorongku ambil studi pendidikan. Kalau aku sendiri sebenarnya ingin ambil bidang lain. Tapi ya sudah, aku ikuti nasihat ayah karena aku yakin ini jalan terbaik buatku," cerita Arya kepada MALANGTIMES, Kamis (21/9/2017).

Arya pun mantap mengambil magister di Universitas Negeri Malang (UM). Perjuangan meraih titel magister tidak mudah. Butuh waktu tiga tahun sebelum akhirnya  mengenakan toga lulusan S2. 

Kesibukan sebagai penyiar radio memang menyita waktu pria kelahiran 1990 itu. Rupanya selain dipercaya sebagai penyiar, Arya juga merangkap sebagai produser di Radio Kosmonita 95.4 FM Malang. 

"Aku di Kosmonita nggak cuman siaran, tapi pegang produser juga. Nah, itu aku harus bagi waktu antara siaran, bimbingan, bikin program dan lain-lain. Untung banyak support system. Jadi semua terlampaui dengan seru," ucap Arya. 

Jadwal bimbingan Arya bukan hanya masalah waktu, tapi juga jarak lantaran pembimbing Arya meminta bertemu di rumah yang berada di Kepanjen. Berkat perjuangan tak kenal lelah selama tiga tahun, ia akhirnya mampu meraih titel magister tahun 2017 ini. 

Perjuangan Arya tidak hanya meraih titel magister. Awalnya, menjadi penyiar radio rupanya bukanlah pekerjaan yang diimpikan pria yang lahir di Tuban itu. Sebab, Arya mengaku ia bukanlah sosok yang pandai berbicara di depan umum. Ia bahkan grogi luar biasa bila diminta presentasi di depan kelas. 

"Pas kuliah disuruh presentasi ke depan itu, nervous minta ampun sampai keringet dingin. Padahal ruangan ber-AC. Nah, dari situ pingin bisa ngomong lancar. Akhirnya gabung aku ke UKM dan diajarin gimana biar ngomong nggak medok. Trus biar bisa ngomong lancar depan orang banyak. Teman-temanku inilah yang nyaranin aku lamar jadi penyiar radio," kisahnya. 

Kini, Arya bukan hanya lancar berbicara di depan publik. Ia dikenal sebagai salah seorang penyiar radio dan MC andal Kota Malang.

Apalagi kini ia punya titel pendidikan magister. Apa impian Arya? "Kalau bisa, jadi penyiar radio tetep. Dan setelah ini, semoga bisa jadi dosen," harapnya. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top