Jadi Ikon Pariwisata Kebanggaan Kabupaten Malang, Wisata Religi Gunungkawi Sedot Wisatawan

Wakil Bupati Malang, Sanusi (empat dari kiri) didampingi Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara (tengah) foto bersama menunjukkan simbol tagline The Heart of East Java di Gumebyar Pesona Gunungkawi. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Wakil Bupati Malang, Sanusi (empat dari kiri) didampingi Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara (tengah) foto bersama menunjukkan simbol tagline The Heart of East Java di Gumebyar Pesona Gunungkawi. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sudah tak diragukan lagi potensi pariwisata di Kabupaten Malang dengan mengusung beragam konsep mampu menyedot animo para wisatawan. Salah satunya, Wisata Religi Gunungkawi, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari menjadi wisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Malang.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Malang, Sanusi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Jajuk Sulistyowati dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara ketika membuka Gumebyar Pesona Gunungkawi 2017 ditandai dengan pemencetan tombol sirine, Selasa (19/9/2017).

Wakil Bupati Malang, Sanusi mengungkapkan masyarakat Kabupaten Malang patut berbangga memiliki ciri khas wisata religi Gunungkawi yang berbeda dengan daerah lainnya.

"Pastinya kita bangga memiliki wisata Religi Gunungkawi yang terkenal khas wisata religinya mampu menyedot wisatawan. Secara otomatis jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan yang mampu mengangkat perekonomian warga di sini," paparnya.

Dengan keunikan khas wisata religinya, lanjut Sanusi Pemkab Malang menginginkan agar pemerintah pusat menjadikan wisata Gunungkawi sebagai pariwisata religi nasional.

"Kami berharap wisata religi Gunungkawi secara perlahan akan dikenal wisata religiusnya tingkat dunia," jelasnya.

Disamping itu, program yang digencarkan Pemkab Malang dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan getol mengembangkan potensi wisata sesuai dengan program Presiden RI, Joko Widodo menargetkan jumlah kunjungan wisata setiap daerah 1 juta wisatawan setiap tahunnya.

"Ke depan kami ingin setiap wisatawan asing yang berkunjung ke wisata di Kabupaten Malang membelanjakan uangnya minimal 1000 dolar. Kalau ditotal perkiraan ada satu miliar dolar uang yang akan beredar di Kabupaten Malang," harap Sanusi. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara menambahkan pihaknya kian mendorong masyarakat terus berinovasi dan menggali potensi wisata di masing-masing wilayah. 

"Tujuan kami ingin menciptakan perekonomian masyarakat meningkat. Sebagaimana visi misi pak Bupati Malang, Rendra Kresna yaitu mengurangi kemiskinan, melestarikan lingkungan hidup dan meningkatkan pariwisata," jelas Made.

Made menerangkan berbagai event yang digelar Pemkab Malang akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, apalagi event Satu Suroan seperti ini jumlah wisatawan yang berkunjung pasti luar biasa sekali.

"Fasilitas di sini juga lengkap ada penginapan homestay bagi wisatawan, serta infrastruktur sudah mendukung, akses jalan sudah tertata dengan baik," ujarnya.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top