Berbagai Makanan Lezat Ini Berbahan Ketela Khas Gunung Kawi Malang

Istri Bupati Malang, Jajuk Sulistyowati mencicipi hasil kreasi makanan olahan ketela peserta asal Kecamatan Lawang di Gumebyar Pesona Gunungkawi. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Istri Bupati Malang, Jajuk Sulistyowati mencicipi hasil kreasi makanan olahan ketela peserta asal Kecamatan Lawang di Gumebyar Pesona Gunungkawi. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan Tim Penggerak PKK setempat menggelar lomba kreasi olahan makanan ketela yang diikuti 33 peserta dari kecamatan di Kabupaten Malang, Selasa (19/9/2017). 

Acara yang digelar di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari itu dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Malang ke-1257 dan memeringati satu suro Gunungkawi. Uniknya para peserta membuat kreasi unik dari bahanumbi-umbian. 

Dari pantauan MalangTIMES, para peserta beradu kreasi mengolah ketela menjadi makanan dengan tekstur dan memiliki rasa yang khas.

Sebagian peserta mengolah ketela menjadi puding telo, stik telo, getuk telo rasa pisang, sambal goreng ubi jalar, nasi uduk engkong berbahan dasar ketela, makanan serta minuman hingga menjadi menu spesial.

Salah satu peserta dari Kecamatan Lawang, menampilkan kreasi olahan ketela menjadi makanan onde-onde herbal.

"Kami membuat kreasi yang tak dimiliki peserta lain yakni onde-onde herbal dari ketela ungu," kata salah satu peserta yang merupakan Istri Camat Lawang,Widya Wahyu Eko Widodo kepada MalangTIMES, Selasa (19/9/2017).

Widya menjelaskan alasan kenapa mengambil konsep onde-onde herbal, karena onde-ondenya banyak memberi manfaat untuk kesehatan. Tak hanya itu saja onde'onde ini juga bisa difungsikan sebagai obat-obatan alami tanpa bahan kimia.

"Sebenarnya ketela sudah memberikan manfaat untuk kesegaran tubuh. Sedangkan jintennya disulap menjadi wijen yang mampu memberi manfaat untuk mengobati penyakit tenggorokan dan asam urat. Ketika dimakan akan mampu mengurangi bau mulut," jelasnya.

Bahan dasar onde-onde herbal terdiri dari ketela ungu, tepung terigu, jinten hitam, kacang hijau. Uniknya onde-onde ini wijennya terbuat dari jinten. Warnanya pun menjadi ungu karena campuran ketelanya itu.

"Dengan lomba olahan ketela ini kami ingin memamerkan kepada masyatakat di antaranya makanan mie telo, bronis telo, telo panggang, nuget telo, jus telo, pai ketela dan saus ketela," terangnya.

Dalam lomba kreasi olahan ketela ini , satu persatu stand peserta mendapat kesempatan ditinjau langsung Istri Bupati Malang, Jajuk Sulistyowoati didampingi Wakil Bupati Malang Drs HM Sanusi dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantata.

Rombongan para pejabat teras Pemkab Malang ini berkesempatan mencicipi hasil olahan ketela yang dikreasi para peserta menjadi makanan khas dan unik.

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top