Menguak Aktivitas Kos Bebas di Kota Malang (1)

Pacar Bebas Menginap Tanpa Harus Minta Izin Pemilik Kos

Illustrasi kos bebas
Illustrasi kos bebas

MALANGTIMES - Merebaknya kasus pembuangan bayi di Malang Raya yang sebagian besar melibatkan pelajar dan mahasiswa membuat MalangTIMES tergelitik untuk menelusuri segala hal yang bisa jadi merupakan penyebab  merebaknya kasus tersebut.

Kota Malang yang merupakan Kota Pendidikan tentu berdampak pada menjamurnya rumah singgah pelajar atau rumah kos.

Rumah kos menjadi tempat pertama yang paling sering digunakan beraktivitas para pelajar dan mahasiswa yang tengah menimba ilmu di Bumi Arema dan jauh dari kampung halaman.

Berdasarkan hal itu, MalangTIMES berinisiatif untuk melakukan investigasi di beberapa rumah kos di sekitar lingkungan pendidikan di Kota Malang.

Sasaran kami adalah beberapa rumah kos yang dicurigai sebagai kos Las Vegas alias bebas.

Yang pertama MalangTIMES mengunjungi sebuah rumah kos putri di kawasan Candi Mendut.

Sekilas rumah ini tampak seperti rumah biasa. Dari luar tak tampak sedikitpun aktivitas di dalam rumah karena tertutup dengan gerbang yang cukup tinggi.

Rumah ini terdiri dari dua lantai. Lantai dua dihuni oleh pemilik rumah, sedangkan di lantai satu digunakan sebagai kamar kos. Jika masuk ke rumah ini Anda akan menemukan dua area kos, yakni area utara dan selatan.

Di area utara  Anda akan menemui empat buah kamar yang semua pintunya menghadap ke  luar. Begitu juga kamar di area selatan yang membentuk later L.

Saat itu, sayup-sayup suara kokok ayam terdengar bersahutan pertanda pagi datang. Tidak ada aktivitas dari penghuni rumah selain pemilik kos yang tengah menyiapkan segala kebutuhan sekolah anaknya.

Anak kos? Jangan ditanya, rata-rata mereka keluar kamar di atas pukul 09.00 WIB. Hanya segelintir yang bangun pagi untuk pergi ke kampus atau beraktivitas pagi, itu pun karena ada kuliah pagi.

“Aduh aku kebangun gara-gara mules. Mau tidur lagi nggak bisa masih ngantuk padahal semalam habis nongkrong sampe jam 1 (pagi),” ujar salah seorang penghuni yang kebetulan keluar kamar dan bertemu tim investigasi dari MalangTIMES, saat itu jam menunjukkan pukul 10.23 WIB, terik matahari mulai menyengat.

Percakapan ringan pun terjadi di antara kami berdua. Dan tak dinyana sebuah pengakuan mengejutkan muncul dari gadis berparas ayu ini. “Cowokku semalem tidur di kamarku baru datang dari luar kota soalnya. Mau tak ajak keluar nyari makan tapi masih tidur. Mau masak tapi males,” ungkapnya datar.

Ya, rumah ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas standart seperti wifi, tv bersama, kulkas, water heater, kasur spring bed dan furniture lengkap serta kamar mandi dalam di beberapa kamar. Tarif per kamar pun bervariasi terantung luas kamar dan fasilitas di dalamnya.

Seperti di kos area utara, Di area ini kamar cukup luas, yakni berukuran sekitar 3x 4 meter dengan fasilitas spring bed, tv, kamar mandi dalam, almari besar, dan water heather.

Untuk kamar dengan fasilitas ini, tiap bulannya dibanderol dengan harga Rp 1 juta. Namun, kamar di bagian ini juga disewakan harian dengan tarif Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

Sedangkan di area selatan, terdapat 8 kamar dengan bangunan membentuk later L dan masing-masing kamar menghadap langsung ke luar.

Tiga kamar dengan fasilitas kamar mandi dalam, spring bed dan almari sewa tiap bulannya seharga Rp 700 ribu sedangkan lima kamar lainnya dengan kamar mandi luar harga sewa tiap bulannya Rp 500 ribu.

Nonton TV bersama di ruang TV yang disetting outdoor di bagian belakang bukan lagi hal hang aneh bagi mereka. Bahkan masing-masing penghuni kos saling mengenal pasangan satu sama lain.

Anehnya, meskipun kos ini berdekatan dengan pos satpam, namun dengan mudah mereka bisa membawa masuk lawan jenis ke dalam kos.

Menilik aktivitas masing-masing penghuni kos, kebijakan bebas jam malam pun diberlakukan di rumah kos ini. Masing-masing penghuni juga membawa serep kunci gerbang. Pemilik kos pun dengan mudah dikelabuhi oleh oknum-oknum ini.

Pemandangan lelaki keluar dari kamar dengan muka bantal alias bangun tidur juga sudah tidak asing bagi sebagian penghuni kos. Namun ada juga yang merasa risih dengan situasi ini.

Untuk menghindari penghuni kos yang tidak nyaman, oknum-oknum ini dengan sembunyi-sembunyi memasukkan pasangannya ke dalam kamar. Apa yang mereka lakukan? Wallahualam bissawab (Hanya Allah dan mereka yang tahu).

Lalu bagaimana dengan rumah kos yang lain? Simak terus ulasan MalangTIMES selanjutnya.????

Pewarta : Hezza Sukmasita
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top