Ketika Minimarket Kepung Kota Malang (17)

Marak Toko Modern Bodong, Wali Kota Segera Kumpulkan Para Pengusahanya

Waratawan MalangTIMES saat mewawancarai Wali Kota Malang HM.Anton (tengah) serta Kabag Humas Pemkot Malang Nurwidianto (kanan)
Waratawan MalangTIMES saat mewawancarai Wali Kota Malang HM.Anton (tengah) serta Kabag Humas Pemkot Malang Nurwidianto (kanan)

MALANGTIMES - Maraknya toko modern bodong berbagai nama di Kota Malang, membuat Wali Kota Malang HM. Anton akan segera mengumpulkan para pengusaha toko modern yang ada di Kota Malang dalam pembahasan proses perizinan.

Pasalnya keberadaannya selama ini sangat dikeluhkan sebagaian masyarakat dimana dalam pendiriannya terkesan ngawur dan tanpa survey yang jelas dengan tidak mempertimbangkan aspek ekonomi masyarakat kecil di sekitarnya.

Wali Kota Malang HM. Anton mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mendapatkan masukan dari berbagai pihak agar segera menindaklanjuti penanganan toko modern yang semakin menjamur dan mengancam ekonomi rakyat kecil.

"Ya akan kita kumpulkan mereka, kita ingin tahu, sejauh mana mereka menanggapi imbauan perizinan, apakah mereka memang berniat dalam mengurus izin atau tidak, kita akan cek itu," paparnya

Lanjut Anton, proses perizinan ini sangatlah penting. Jika dalam pembangunan atau pendiriannya sesuai prosedur serta menjalani tahap yang telah diatur, pastinya dalam usaha mereka bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan atau masalah administratif maupun permasalahan lainnya.

"Kalui izinnya jelas kan nggak merugikan orang lain, namun kalau nggak izin selain merugikan masyarakat juga merugikan pihak pemerintah," paparnya

Sehingga dengan permasalahan yang telah lama belum terselesaikan ini, jika semakin lama dibiarkan maka pastinya akan berdampak pada keberlangsungan ekonomi arus bawah.

"Karena itu, kami ingin tau keseriusan para pengusaha toko modern ini, jika membandel ya pastinya akan kami tutup. Sebelumnya hal ini juga sudah kami bahas di Dewan, terkait miras dan juga toko moderen ini," ujarnya

Dari data MalangTIMES sebelumnya, sampai akhir 2016 terdapat 257 toko modern yang belum memiliki SIUP. Rinciannya 85 toko modern di Kecamatan Lowokwaru, 37 toko di Klojen, 49 toko di Blimbing, 52 toko di Sukun, serta 34 toko di Kedungkandang. 

Tiga brand toko modern yang bertebaran di Kota Malang itu yakni Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi. Gerai terbanyak dimiliki Indomaret yang mencapai 132 toko, dimana Kecamatan Lowokwaru paling banyak diserbu toko modern. Disusul Alfamart sejumlah 107 toko, dan untuk Alfamidi ada 18 toko. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top