Bentuk Pola Hidup Sehat, KKN 20 UMM Gelar Jalan Sehat di Desa Pandansari

Suasana kemeriahan jalan sehat bersama KKN 20 UMM di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. (foto : KKN 20 UMM for MalangTIMES)
Suasana kemeriahan jalan sehat bersama KKN 20 UMM di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. (foto : KKN 20 UMM for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sekitar 700 orang se Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang antusias mengikuti rangkaian kegiatan Semangat Merah Putih Pandansari yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 20 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (13/8/2017).

Salah satu kegiatannya adalah Jalan Sehat Pandansari yang diikuti ratusan warga dari tujuh dusun yang dipusatkan di Lapangan Dusun Plumbang. 

Koordinator Desa KKN 20 UMM, Aditya Adha Putra mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT 72 RI untuk mengenang jasa pahlawan dan mempersatukan warga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga pola hidup sehat.

“Karena itu KKN 20 UMM yang beranggotan 33 mahasiswa ini membuat program kegiatan seperti senam sehat, jalan sehat dan beragam perlombaan dilengkapi dengan pembagian doorprize yang diikuti peserta mulai anak-anak hingga dewasa. Tujuan intinya yakni menyosialisasikan budaya rajin berolahraga agar masyarakat memahami arti pentingnya menjaga kesehatan,” kata Adit kepada MalangTIMES.

Adit menerangkan kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa kerukunan dan kebersamaan bagi masyarakat Desa pandansari. Sebab, Adit melihat jarak antar desa maupun dusun di tempat yang mereka bantu ini relatif berjauhan.

“Adanya kegiatan seperti ini sangat bagus untuk saling mengenal antar warga guna membina hidup guyup rukun. Antusias peserta mulai dari anak-anak, ibu-ibu, karang taruna, dan seluruh perangkat Desa Pandansari sangat tinggi sekali, mereka mengikuti setiap acara sampai selesai,” terangnya.

Sementara, alasan kelompok KKN 20 UMM mengedukasi pentingnya pola hidup sehat karena masyarakat sekitar masih kurang menjaga kebersihan lingkungannya.

“Kami melihat masyarakat di sini kurang menjaga kesehatan. Mayoritas warga menderita penyakit darah tinggi karena mereka sering mengonsumsi kopi daripada air putih. Makanya kami menggelar jalan sehat sekitar 3,5 kilometer untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kebugaran tubuh,” tegasnya.

Selain itu, kelompok KKN 20 UMM juga mengadakan program penyadaran akan pentingnya iodium kepada masyarakat bekerjasama dengan posko kesehatan Desa Tawangsari Kecamatan Pujon.

Mereka mengajak masyarakat untuk mengetahui dampak kekurangan zat iodium pada tubuh dan cara untuk membedakan garam biasa dengan garam yang mengandung zat iodium.

Adit berharap program yang digalakkan KKN 20 UMM bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam membentuk pola hidup sehat.

Dengan berbagai kegiatan ini, kelompok KKN 20 UMM ini juga ingin mempromosikan Desa Pandansari dengan berbagai potensi wisata yang dimiliki.

Salah satunya adalah pemandangan alamnya yang eksotis sehingga layak untuk dipromosikan ke para wisatawan.

Kepala Desa Pandansari, Sitin menambahkan program yang dilaksanakan KKN 20 UMM memberikan banyak dampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan mayarakat Desa Pandansari.

“Saya sangat mengapresiasi program yang mereka lakukan untuk menyemarakkan HUT RI ke 72 dan sosialisasi program menjaga kesehatan dengan jalan sehat, serta beragam perlombaan dan keterampilan daur ulang,” kata perempuan 53 tahun tersebut.

Sitin menilai program KKN 20 UMM ini terbukti memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam menumbuhkan hidup sehat dan membantu menyukseskan program desa.

“Saya menilai, ini awal yang baik dan ke depan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi. Kami sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN 20 UMM. Mereka sangat luar biasa,” pungkas perempuan dua anak tersebut.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top