Malang Raya Terendah Kepesertaan BPJS Kesehatan

Kepala BPJS Kota Malang Hendry Wahjuni (Doc : MalangTIMES)
Kepala BPJS Kota Malang Hendry Wahjuni (Doc : MalangTIMES)

MALANGTIMES - Malang Raya rupanya menempati  peringkat kedua terendah dari 13 kantor cabang BPJS Kesehatan di Jawa Timur terkait  kepersertaan. Peringkat tertinggi soal minimnya kepersertaan dipegang Kabupaten Tulungagung.

Masih rendahnya Malang Raya disebabkan literasi tentang BPJS sebagai program yang digagas pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat masih belum banyak dipahami masyarakat.

"Malang Raya ada tiga pemerintah daerah, Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang. Untuk Kota Malang, sudah cukup tinggi sudah sampai 76 persen. Namun Kabupaten Malang masih jauh angkanya," tutur Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Hendry Wahyuni. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk wilayah Malang Raya, Kabupaten Malang dalam kepersertaan BPJS juga masih sangat rendah.  Salah satu penyebabnya  dikarenakan banyak masyarakat yang tidak ikut kolektif atau kepesertaan karyawan. Selain itu, wilayah kabupaten yang luas juga membuat masyarakat enggan mengurus karena domisili yang berada di pedesaan bahkan sampai pinggiran.

"Kabupaten Malang wilayahnya sangat luas sampai pelosok pedesaan pinggiran. Sehingga  kepesertaannya cenderung banyak mandiri. Jadi, masih banyak yang belum ikut. Ini berbeda dengan wilayah perkotaan yang kebanyakan ikut kepesertaan sebagai karyawan di tempat kerja," beber Hendry.

Sementara itu, terkait dengan kepesertaan Institusi atau badan usaha yang belum mengikuti BPJS Kesehatan, pihak BPJS Kesehatan telah melakukan kerja sama dengan kejaksaan untuk langkah penekanan. Memang kehadiran pemerintah penting dalam upaya menekan perusahaan yang belum mendaftarkan para pegawainya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Dari data yang masuk, sudah sejumlah 2.207 badan usaha (BU) di Kabupaten Malang. Untuk Kabupaten Malang, pekerja bukan penerima upah (PBPU) 175.565, Kota Batu 28.864, Kota Malang 149.200. Untuk pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU) Kabupaten Malang 127.378, Kota Batu 14.807, Kota Malang 133.121. Sementara untuk pekerja Bukan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kabupaten Malang 2.451, Kota Batu 968, Kota Malang 26.581. (*)

Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Angga .

  • Lagi Tren, Street Wear Adu Warna-Warna Ini

    Pernah dengar istilah hijab street wear? Maknanya adalah padu padan busana yang kamu punya. Pun untuk hijab. Street wear juga membebaskan kamu berkreasi. Umumnya street wear diterapkan di negara-negara maju akan mode sebut saja Jepang dan Perancis. Di neg

  • Pelatih Sriwijaya FC : Kami Bermasalah di Babak Kedua, Arema Bermain Efektif

    Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui kekalahan timnya usai dipermalukan 3-0 oleh Arema FC ketika bermain di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018).

  • Serunya Petik Sayur Hidroponik di Kota Batu

    Pertanian hidroponik menjadi salah satu alternatifbercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tak terkecuali di Kota Batu. Di Kota Dingin ini, masyarakat pun pun bisa membeli sayur pada pertanian hidroponik dengan memetik sendiri.

  • Tiga Tradisi Ini Hanya Ada Di Malang, Apa Saja?

    Untuk menjaga tradisi leluhur, Indonesia kerap melaksanakan berbagai macam tradisi untuk terus melestarikannya. Ada banyak hal yang menjadi latar belakang selain hanya melestarikan tradisi, salah satunya adalah menjaga kesakralan wilayah tersebut.

  • Batu Secret Zoo Bakal Miliki Bayi Gajah Lagi

    Setelah kelahiran gajah Sumatera bernama Lili, koleksi Batu Secret Zoo bakal bertambah lagi. Ya saat ini gajah Sumatera Batu Secret Zoo Jawa Timur Park 2 bernama Nazumi sedang mengandung.

  • Kartunis Buat Ilustrasi Merinding Abad Ini, Disaksikan 3 Juta Pasang Mata

    Seorang kartunis bernama Gunduz Agayev membuat warganet tercengang. Tak kurang dari 3,5 juta orang menyaksikan potret yang dilukiskan Agayev lewat ilustrasi yang ia buat. Kartunis asal Azerbaijan itu membuat beragam gambar yang menyindir kondisi dunia sa

  • Belum Semua Aset Pemkot Malang Tersertifikasi Jadi Celah Pindah Tangan

    Kasus penjualan tanah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang seperti yang tengah ditangani kejaksaan negeri (kejari) memang rentan terjadi. Pasalnya, sebagian besar aset pemkot saat ini belum memiliki kekuatan hukum berupa sertifikat. Menurut Sekretaris Dae

  • Wali Kota Malang Bakal Sidak Mobil Para ASN, Ada Apa?

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, terkait upaya untuk menekan volume sampah di Kota Malang, pihaknya juga bakal berencana melakukan sidak pada masing-masing mobil dinas yang dipakai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko

  • Hajar Sriwijaya di Palembang, Arema Duduki Posisi 11

    Arema membuktikan janji untuk merebut kemenangan di kandang Sriwijaya FC Palembang. Dalam laga pekan ke-17 Liga 1 yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018) sore, Arema membawa pulang tiga poin.

  • Muda-Mudi Indonesia Demam Keke Challenges, Youtuber Ria Ricis Unjuk Aksi

    Setelah mannequin challenge, kini ada lagi satu challenge yang sedang populer di Indonesia. Challenge satu ini banyak dikenal dengan istilah ‘keke challenge’. Keke challenge merupakan sebuah aksi tarian di luar mobil yang sedang berjalan.

  • Saingi Toko Modern, Tiap Tahun Ada Permak Pasar Tradisional

    Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang mengagendakan revitalisasi 22 pasar dari total 28 pasar rakyat yang ada di Kota Malang. Hal ini tentunya untuk semakin meningkatkan daya saing pasar rakyat di Kota Malang dengan menjamurnya toko-toko modern yang saat

  • 281 CJH Kota Batu Berangkat, 134 Risiko Tinggi dan 1 Gagal Naik Haji

    Sebanyak 281 calon jamaah haji (CJH) Kota Batu diberangkatkan menuju tanah suci dari masjid Kementerian Agama Kota Batu di Jl Sultan Agung, Sabtu (21/7/2018). Isak tangis keluarga melepas kepergian sanak saudara maupun orang tua pun melebur dalam pemberan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top