Antisipasi Kerawanan Jelang HUT RI, Polres Malang Intensifkan Razia Gabungan

Razia gabungan Kepolisian Resort Malang dan Koramil dalam upaya mempersempit gerak ancaman teroris yang memanfaatkan moment HUT RI Ke-72 (Humas Polres for MalangTIMES)
Razia gabungan Kepolisian Resort Malang dan Koramil dalam upaya mempersempit gerak ancaman teroris yang memanfaatkan moment HUT RI Ke-72 (Humas Polres for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menjelang HUT RI ke-72, geliat aktivitas masyarakat terus meningkat. Berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak mulai terlihat di berbagai wilayah Kabupaten Malang. 

Tentunya, gairah masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan ke-72 ini akan terus meningkat dengan kerumunan massa dalam merayakannya yang secara langsung juga mengundang permasalahan dan kerawanan.

Kerawanan sosial maupun yang bersinggungan dengan hukum, tentunya akan mengiringi dalam berbagai kegiatan pra, hari kemerdekaan dan pasca HUT RI ke-72.

Kondisi ini yang membuat para penegak hukum Polres Malang kembali mengintensifkan razia gabungan dalam beberapa hari ini.

Target razia gabungan Polres Malang yang telah dilaksanakan dan terpantau oleh MalangTIMES selama dua hari ini, difokuskan kepada kendaraan roda empat dan roda dua. Seperti yang dilaksanakan di jalan raya Wonokerso (Bok Pitung) Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji.

Razia gabungan Rayon Kepanjen dan Koramil Pakisaji yang dipimpin oleh Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suyoto Kapolsek Pakisaji, bertujuan untuk mempersempit pemicu kerawanan dalam masyarakat dalam upaya cipta kondisi. 

"Razia gabungan ini atas perintah pimpinan untuk cipta kondisi dalam menyambut HUT RI ke-72 ini," kata Suyoto, Jumat (11/08) di Mapolsek Pakisaji.

Dia juga mengatakan sasaran razia adalah senjata tajam (sajam), senjata api (senpi), bahan peledak (handak) atau benda lain yang bisa menjadi alat pemicu kerawanan yang dibawa melalui kendaraan roda dua dan empat.

"Dalam mengantisipasi hal tersebut di lapangan petugas gabungan akan cek badan pengendara apabila dirasa mencurigakan. Untuk mobil box dan jenis lainnya, kita periksa dalamnya dengan didampingi oleh pemilik kendaraan," terang Suyoto.

Bertolok dari konsep tersebut, razia gabungan Rayon Kepanjen yang menurunkan sejumlah personel dari Polsek Pakisaji, Wagir, Kepanjen dan Polres Malang serta Koramil Pakisaji ini menekankan pada seluruh personel untuk terus waspada, hati-hati dan utamakan keselamatan diri.

"Instruksi pimpinan, personel Polri dalam setiap pelaksanaan tugas tidak boleh sendirian. Minimal harus ada dua personel," ujar Suyoto yang juga mengatakan dalam razia gabungan tersebut jumlah kendaraan yang dicek sebanyak 60 unit.

Jumlah kendaraan tersebut terdiri atas Roda dua 30 unit, roda empat 25 unit dan roda enam 5 unit. Hasil dari razia tersebut nihil, tidak ditemukan sasaran dari razia gabungan personil kepolisian dan koramil ini.

Selain di wilayah Pakisaji, razia gabungan juga dilaksanakan di Jalan Raya Slorok, Kecamatan Kromengan yang terdiri dari personel Polsek Kromengan, Sumberpucung dan Ngajum yang dilakukan pada malam hari dengan sasaran yang sama dengan razia di Pakisaji.

Di kesempatan berbeda, Kapolres Malang menegaskan bahwa berbagai kegiatan personil kepolisian memang diarahkan untuk menciptakan kondisi aman, tertib dan nyaman dalam masyarakat yang akan memeriahkan HUT RI ke-72.

"Intensif kegiatan cipta kondisi sangat penting dalam upaya tersebut. Polres akan terus melakukan berbagai kegiatan dalam cipta kondisi ini," ujar AKBP Yade Setiawan Ujung kepada MalangTIMES.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top