Pemkot Malang Digrebeg KPK, Ada Apa? (39)

Penggrebekan KPK Terkait Soal Jembatan Kedungkandang, Begini Kisah Kasusnya

Proyek Jembatan Layang Kedungkandang (dok. MALANGTIMES)
Proyek Jembatan Layang Kedungkandang (dok. MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Proses penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Kota Malang makin mengarah pada kasus Jembatan Kedungkandang. Indikasi tersebut telah diberitakan MalangTIMES saat penggeledahan hari pertama di Balai Kota Malang, Rabu (9/8/2017).

Juga sempat ditegaskan oleh Wali Kota Malang Moch Anton. "Surat yang sampai ke saya, soal proyek Jembatan Kedungkandang dalam APBD 2015 Kota Malang," ujar Anton pada awak media. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek tersebut mulai digarap pada era kepemimpinan Wali Kota Malang Peni Suprapto.

Selama tahun 2012, 2013, 2014, dan 2015, proyek pembangunan jembatan Kedungkandang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang, dengan nilai yang berbeda. Pada 2012, anggaran sebesar Rp 40 miliar. Pada tahun berikutnya, 2013, anggaran pembangunan Jembatan Kedungkandang sebesar Rp 48 miliar.

Sementara pada 2014, muncul lagi anggaran untuk proyek yang sama sebesar Rp 50 miliar. Kemudian, pada APBD 2015, muncul kembali anggaran sebelum Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) untuk proyek yang sama sebesar Rp 30 miliar. Padahal, saat itu proyek pembangunan tengah diberhentikan akibat masalah hukum yang belum tuntas.

Yang menarik, pada dua tahun anggaran, yakni 2012 dan 2013 tidak semua anggaran terserap.
Proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang terhenti sejak Juli 2013 dan akhirnya terbengkalai. Saat itu, Pemkot Malang memutus hubungan kerja sama dengan pihak kontraktor, yakni PT Nugraha Adi Taruna karena terkait dugaan penyimpangan penggunaan anggaran proyek jembatan tersebut.


Aroma dugaan korupsi dalam proyek itu semakin terlihat setelah adanya hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur. Hasil audit tersebut menyatakan bahwa proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang telah merugikan negara sebesar Rp 9,7 miliar. Kerugian sebesar Rp9,7 miliar itu karena PT Nugraha Adi Taruna asal Surabaya itu tidak mengembalikan uang jaminan ke Pemkot Malang, baik jaminan asuransi sebesar Rp 7 miliar maupun jaminan uang pelaksanaan sebesar Rp 2,7 miliar.

Hingga saat ini, pengusutan tersebut belum tuntas. Nah, yang menjadi pertanyaan, tampaknya ada pihak-pihak yang ngotot melanjutkan proyek yang seharusnya dihentikan dulu sampai permasalahan selesai dan bisa dipertanggungjawabkan. Mata anggaran proyek tersebut muncul dua kali berturut-turut di APBD 2014 dan 2015.

Pada tahun anggaran 2014, pemkot telah menyediakan dana sebesar Rp 50 miliar. Namun tidak digunakan karena kasus hukum belum tuntas. Kemudian, pada APBD 2015, muncul kembali anggaran sebelum Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) untuk proyek yang sama sebesar Rp 30 miliar. Salah satu dugaan yang muncul adalah ada indikasi perjanjian antara beberapa pihak untuk memuluskkan proses penganggaran tersebut. 

"Saat itu pihak dewan menegaskan bahwa sudah clear. Jadi dianggarkan. Tapi pas perubahan anggaran keuangan (PAK), sama Abah (Wali Kota Malang Moch Anton) anggarannya suruh menghapus, dialihkan ke yang lain," ujar salah satu sumber MalangTIMES. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

  • Lagi Tren, Street Wear Adu Warna-Warna Ini

    Pernah dengar istilah hijab street wear? Maknanya adalah padu padan busana yang kamu punya. Pun untuk hijab. Street wear juga membebaskan kamu berkreasi. Umumnya street wear diterapkan di negara-negara maju akan mode sebut saja Jepang dan Perancis. Di neg

  • Pelatih Sriwijaya FC : Kami Bermasalah di Babak Kedua, Arema Bermain Efektif

    Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui kekalahan timnya usai dipermalukan 3-0 oleh Arema FC ketika bermain di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018).

  • Serunya Petik Sayur Hidroponik di Kota Batu

    Pertanian hidroponik menjadi salah satu alternatifbercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tak terkecuali di Kota Batu. Di Kota Dingin ini, masyarakat pun pun bisa membeli sayur pada pertanian hidroponik dengan memetik sendiri.

  • Tiga Tradisi Ini Hanya Ada Di Malang, Apa Saja?

    Untuk menjaga tradisi leluhur, Indonesia kerap melaksanakan berbagai macam tradisi untuk terus melestarikannya. Ada banyak hal yang menjadi latar belakang selain hanya melestarikan tradisi, salah satunya adalah menjaga kesakralan wilayah tersebut.

  • Batu Secret Zoo Bakal Miliki Bayi Gajah Lagi

    Setelah kelahiran gajah Sumatera bernama Lili, koleksi Batu Secret Zoo bakal bertambah lagi. Ya saat ini gajah Sumatera Batu Secret Zoo Jawa Timur Park 2 bernama Nazumi sedang mengandung.

  • Kartunis Buat Ilustrasi Merinding Abad Ini, Disaksikan 3 Juta Pasang Mata

    Seorang kartunis bernama Gunduz Agayev membuat warganet tercengang. Tak kurang dari 3,5 juta orang menyaksikan potret yang dilukiskan Agayev lewat ilustrasi yang ia buat. Kartunis asal Azerbaijan itu membuat beragam gambar yang menyindir kondisi dunia sa

  • Belum Semua Aset Pemkot Malang Tersertifikasi Jadi Celah Pindah Tangan

    Kasus penjualan tanah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang seperti yang tengah ditangani kejaksaan negeri (kejari) memang rentan terjadi. Pasalnya, sebagian besar aset pemkot saat ini belum memiliki kekuatan hukum berupa sertifikat. Menurut Sekretaris Dae

  • Wali Kota Malang Bakal Sidak Mobil Para ASN, Ada Apa?

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, terkait upaya untuk menekan volume sampah di Kota Malang, pihaknya juga bakal berencana melakukan sidak pada masing-masing mobil dinas yang dipakai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko

  • Hajar Sriwijaya di Palembang, Arema Duduki Posisi 11

    Arema membuktikan janji untuk merebut kemenangan di kandang Sriwijaya FC Palembang. Dalam laga pekan ke-17 Liga 1 yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018) sore, Arema membawa pulang tiga poin.

  • Muda-Mudi Indonesia Demam Keke Challenges, Youtuber Ria Ricis Unjuk Aksi

    Setelah mannequin challenge, kini ada lagi satu challenge yang sedang populer di Indonesia. Challenge satu ini banyak dikenal dengan istilah ‘keke challenge’. Keke challenge merupakan sebuah aksi tarian di luar mobil yang sedang berjalan.

  • Saingi Toko Modern, Tiap Tahun Ada Permak Pasar Tradisional

    Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang mengagendakan revitalisasi 22 pasar dari total 28 pasar rakyat yang ada di Kota Malang. Hal ini tentunya untuk semakin meningkatkan daya saing pasar rakyat di Kota Malang dengan menjamurnya toko-toko modern yang saat

  • 281 CJH Kota Batu Berangkat, 134 Risiko Tinggi dan 1 Gagal Naik Haji

    Sebanyak 281 calon jamaah haji (CJH) Kota Batu diberangkatkan menuju tanah suci dari masjid Kementerian Agama Kota Batu di Jl Sultan Agung, Sabtu (21/7/2018). Isak tangis keluarga melepas kepergian sanak saudara maupun orang tua pun melebur dalam pemberan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top